JAKARTA – Peluncuran kedua New Glenn batal diluncurkan pada akhir musim semi. Penerbangan uji coba kedua untuk roket milik Blue Origin ini akan ditunda hingga Agustus mendatang.
Kabar ini disampaikan langsung oleh CEO Blue Origin Dave Limp di akun X pribadinya beberapa waktu lalu. Limp mengonfirmasi bahwa peluncuran roket setinggi 98 meter itu tidak akan dilakukan sebelum Agustus.
"Misi kedua New Glenn akan berlangsung NET (tidak lebih awal dari) 15 Agustus," kata Limp, dikutip pada Rabu, 11 Juni. Limp tidak menjelaskan mengapa jadwal peluncuran uji coba kedua New Glenn mengalami penundaan.
Alih-alih menjelaskan alasannya, Limp memilih untuk membahas penamaan modul propulsinya. Sistem penggerak yang disebut Tail 2 itu akan diberi nama Never Tell Me The Odds. Nama ini diberikan agar peluncuran berjalan dengan lancar.
BACA JUGA:
Limp mengatakan bahwa penamaan modul propulsi itu dilandasi oleh salah satu tujuan Blue Origin dalam uji coba kedua New Glenn, yakni pendaratan dan pengambilan booster roket. Harapannya, penamaan modul ini akan membaawa keberuntungan.
"Ini akan membutuhkan sedikit keberuntungan dan banyak eksekusi yang sangat baik. Kami berada di jalur yang tepat untuk memproduksi delapan GS2 (tahap kedua New Glenn) tahun ini," jelas Limp.
Perlu diketahui bahwa uji coba pertama New Glenn tidak berjalan dengan lancar pada awal tahun ini. Meski berhasil meluncurkan roketnya ke orbit, New Glenn gagal mendarat di Jacklyn, kapal pendaratan yang ditempatkan di Samudra Atlantik.
New Glenn dilaporkan mengalami anomali sebelum mencapai Jaclyn. Akibat dari kegagalan ini, Blue Origin perlu melakukan investigasi di bawah pengawasan Badan Penerbangan Federal (FAA).