Bagikan:

JAKARTA - OpenAI mengatakan akan mendirikan kantor pertamanya di Seoul, Korea Selatan, dan sedang merekrut karyawan untuk masalah kemitraan dan kebijakan setempat. 

Dalam sebuah rilis yang dibagikan pada Senin, 26 Mei, OpenAI melihat bahwa Korea Selatan menjadi negara yang memiliki jumlah pelanggan ChatGPT berbayar terbesar di luar AS. 

Dengan pembangunannya di Korea Selatan, maka negara tersebut akan menjadi kantor ketiga OpenAI di Asia, setelah Jepang dan Singapura. 

"Ekosistem AI tumpukan penuh Korea menjadikannya salah satu pasar paling menjanjikan di dunia untuk dampak AI yang berarti, dari silikon hingga perangkat lunak, dan dari pelajar hingga orang tua," kata Chief Strategy Officer, Jason Kwon dalam sebuah pernyataannya mengutip Reuters

Dengan demikian, Perusahaan yang berpusat di San Francisco itu sekarang telah mempekerjakan hampir 40 orang di Jepang dan 20 orang lagi di Singapura. 

Awal tahun ini, OpenAI mengumumkan akan mengembangkan produk kecerdasan buatan untuk Korea Selatan dengan operator aplikasi obrolan Kakao. 

Di sisi lain, baru-baru ini OpenAI mengumumkan telah mengakuisisi startup perangkat keras milik Jony Ive, io Products, dalam kesepakatan senilai 6,5 miliar dolar AS (Rp106,1 triliun). 

Perusahaan asal California itu juga akan menunjuknya sebagai kepala kreatif untuk mengembangkan perangkat yang dirancang khusus untuk era kecerdasan buatan generatif. 

Dengan Ive memimpin desain, OpenAI bertujuan untuk memadukan teknologi di balik chatbot populer ChatGPT dengan keahlian desain produk yang membuat perangkat seperti iPhone menjadi produk laris.