JAKARTA – Dalam ajang Computex 2025 di Taiwan, NVIDIA memperkenalkan inovasi terbaru mereka di bidang robotika: platform Isaac GR00T N1.5, bersama dengan dua alat pelatihan canggih bernama GR00T-Dreams dan GR00T-Mimic. Teknologi ini memungkinkan robot untuk belajar tugas-tugas baru dengan cepat dan efisien menggunakan simulasi berbasis AI.
Inovasi ini memangkas waktu dan biaya pelatihan secara drastis, sehingga robot dapat mengadaptasi tugas-tugas industri nyata hanya dengan menonton manusia atau menganalisis gambar.
Isaac GR00T N1.5 merupakan pembaruan besar pertama dari model fondasi robotik humanoid NVIDIA, yang dapat disesuaikan sepenuhnya untuk pembelajaran dan penalaran tugas fisik.
“AI fisik dan robotika akan memicu revolusi industri berikutnya. Dari otak AI untuk robot, dunia simulasi untuk pelatihan, hingga superkomputer AI untuk membangun model fondasi — NVIDIA menyediakan semua blok bangunan dalam perjalanan pengembangan robotika,” kata CEO NVIDIA, Jensen Huang, dikutip VOI dari Android Headlines.
Sejumlah perusahaan robotika ternama seperti Agility Robotics, Boston Dynamics, Fourier, Foxlink, Galbot, Mentee Robotics, NEURA Robotics, General Robotics, Skild AI, dan XPENG Robotics dikabarkan akan mengadopsi platform Isaac dari NVIDIA.
GR00T-Dreams & GR00T-Mimic: Pelatihan Cepat dan Efisien
NVIDIA juga memamerkan dua alat utama: GR00T-Dreams Blueprint dan GR00T-Mimic, yang dirancang untuk mempercepat proses pembelajaran robot, sekaligus menurunkan biaya.
BACA JUGA:
Contohnya, GR00T-Dreams bekerja seperti mimpi manusia yang dapat membantu menyelesaikan masalah saat tidur. Jika diberi gambar tugas seperti menyusun kotak, alat ini akan membuat video simulasi robot yang melakukan tugas tersebut. Lalu, sistem akan mengekstraksi tindakan-tindakan penting dan mengajarkannya ke robot agar dapat melakukan hal itu di dunia nyata.
Sementara itu, GR00T-Mimic memungkinkan robot belajar dengan menonton manusia melakukan tugas hanya beberapa kali, kemudian menggunakan perangkat lunak simulasi untuk menciptakan ribuan contoh pelatihan, layaknya mengunduh kemampuan langsung ke robot — seperti dalam film The Matrix.
Pendekatan baru ini sangat berguna di lingkungan industri, di mana robot harus cepat belajar dan beradaptasi dengan tugas-tugas yang terus berubah. Dengan Isaac GR00T N1.5 dan alat bantu AI-nya, robot tidak hanya menjadi lebih pintar, tetapi juga lebih cepat dan hemat biaya untuk dilatih.
Dengan peluncuran ini, NVIDIA menegaskan posisinya tidak hanya sebagai pemimpin GPU dan AI, tetapi juga sebagai pemain utama dalam revolusi robotika masa depan.