Bagikan:

JAKARTA – Microsoft akan memangkas ribuan karyawannya dalam waktu dekat. Rencana mengenai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini diungkapkan langsung oleh perusahaan tersebut pada Selasa, 13 Mei. 

Ini akan menjadi PHK terbesar Microsoft dalam dua tahun terakhir. Dilansir dari The Verge, perusahaan yang dipimpin Satya Nadella itu akan memangkas lebih dari 6.000 karyawan atau sekitar tiga persen dari keseluruhan jumlah karyawan. 

"Kami terus menerapkan perubahan organisasi yang diperlukan untuk memposisikan perusahaan dengan baik demi meraih kesuksesan di pasar yang dinamis," kata Juru Bicara Microsoft Pete Wootton. 

Microsoft menyadari bahwa PHK akan berdampak pada seluruh tim di Microsoft, termasuk berbagai platform yang mereka kelola seperti LinkedIn. Namun, Microsoft percaya bahwa PHK dapat membantu mereka dalam meningkatkan kinerja perusahaan. 

"Kami terus berfokus pada pembentukan tim berkinerja tinggi dan meningkatkan ketangkasan kami dengan mengurangi lapisan dengan lebih sedikit manajer," kata Kepala Keuangan Microsoft, Amy Hood. beberapa waktu lalu. 

Kabar PHK Microsoft tidak begitu mengejutkan karena perusahaan tersebut sering memangkas karyawannya. Beberapa waktu lalu, tepatnya pada awal tahun ini, Microsoft telah memangkas ratusan karyawan yang kinerjanya tidak sesuai dengan target mereka. 

Tahun lalu, Microsoft juga memberhentikan 1.900 karyawan di beberapa lini produknya seperti Activision Blizzard dan Xbox. Namun, Microsoft sudah lama tidak memangkas pekerjanya dalam jumlah yang besar. 

Pemangkasan besar terakhir dilakukan pada 2023 lalu. Saat itu, Microsoft menghentikan lebih dari 10.000 karyawan yang berasal dari departemen HoloLens, Microsoft Edge, tim pemasaran, dan masih banyak lagi.