Bagikan:

JAKARTA - Oracle dan Nvidia mengumumkan integrasi antara komputasi akselerasi Nvidia dengan infrastruktur AI Oracle untuk membantu organisasi di seluruh dunia mempercepat pembuatan aplikasi Agentic AI. 

Dalam upaya mempercepat implementasi AI, Nvidia AI Enterprise kini dapat diakses langsung di Oracle Cloud Infrastructure (OCI) Console, yang memungkinkan pelanggan memanfaatkan berbagai alat AI, termasuk NVIDIA NIM untuk membuat model AI di berbagai industri. 

Solusi ini memungkinkan perusahaan menjalankan lebih dari 150 layanan AI dan cloud OCI dengan komputasi akselerasi Nvidia di pusat data, cloud publik, maupun edge computing.

"Oracle telah menjadi platform pilihan untuk pelatihan dan inferensi AI. Kemitraan ini memperkuat posisi kami dalam membantu pelanggan mencapai inovasi yang lebih besar," ujar Safra Catz, CEO Oracle. 

Catz juga mengatakan bahwa teknologi Nvidia yang dipadukan dengan fleksibilitas, skalabilitas, dan keamanan OCI akan mempercepat adopsi AI serta memberikan nilai lebih dari data mereka. 

Sementara itu, CEO Nvidia, Jensen Huang, menambahkan, "Oracle dan Nvidia adalah mitra sempurna di era AI reasoning. Bersama, kami membantu perusahaan berinovasi dengan agentic AI untuk memberikan pengalaman luar biasa bagi pelanggan dan mitra mereka.”

Salah satu contoh pemanfaatan teknologi ini adalah Soley Therapeutics, perusahaan bioteknologi yang menggunakan OCI AI Infrastructure, NVIDIA AI Enterprise, dan GPU Nvidia Blackwell untuk membangun platform penemuan obat berbasis AI.

"Kombinasi OCI dan Nvidia memberikan solusi AI yang lengkap, memungkinkan kami menangani petabyte data untuk mempercepat inovasi dalam pengembangan obat," kata Yerem Yeghiazarians, CEO Soley Therapeutics.

Kemitraan ini juga menghadirkan penerapan AI Blueprints tanpa kode dan optimalisasi pencarian vektor AI di Oracle Database 23ai menggunakan teknologi Nvidia.

OCI AI Blueprints memungkinkan implementasi AI tanpa kode dalam hitungan menit. Selain itu, integrasi NVIDIA NIM di OCI Data Science mendukung inferensi AI real-time tanpa kompleksitas infrastruktur.