Bagikan:

JAKARTA – Pada Kongres Rakyat Nasional China 2025, robot anjing mini bernama Sparky mencuri perhatian dengan desainnya yang ringkas, gerakan yang luwes, dan kemampuan interaksi cerdas. Dikembangkan oleh Hengbot, Sparky bukan sekadar robot berkaki empat biasa, melainkan teman interaktif yang ringan dan dapat disesuaikan untuk hiburan maupun pengembangan teknologi.

Hengbot mengonfirmasi bahwa Sparky akan diluncurkan sekitar Mei atau Juni, membuka kategori baru untuk robot peliharaan yang ramah meja kerja.

Tidak seperti robot anjing industri berukuran besar dari perusahaan seperti Boston Dynamics atau Xiaomi, Sparky hanya berbobot 850 gram, cukup ringan untuk diletakkan di telapak tangan. Robot ini memiliki 14 derajat kebebasan, memungkinkannya bergerak secara alami, termasuk berjalan, melompat, hingga menari.

Hengbot merancang Sparky dengan struktur bionic linkage, sehingga kaki robot ini meniru gerakan alami dengan efisiensi mekanis tinggi. Pengguna dapat meningkatkan sistem tenaganya dengan mengganti unit aktuator, mirip seperti meningkatkan motor pada mobil remote control performa tinggi. Selain itu, cangkangnya yang dapat disesuaikan memungkinkan pemiliknya untuk mengubah tampilan robot seperti mengganti casing ponsel.

Sparky bukan sekadar robot bergerak, tetapi juga berinteraksi. Robot ini dapat memahami dan merespons perintah melalui berbagai metode kontrol, termasuk aplikasi khusus, remote, serta antarmuka AR/VR. Robot ini dilengkapi dengan sistem mikrofon dan simulasi kamera. Sparky juga mampu mengenali serta bereaksi terhadap lingkungan di sekitarnya, meskipun efek kamera pada panel depannya bersifat animasi belaka.

Robot ini juga mendukung mode pengajaran drag-and-drop, memungkinkan pengguna menciptakan urutan gerakan tanpa perlu keterampilan pemrograman. Dengan merekam pergerakan melalui perangkat lunak dan mendemonstrasikannya secara fisik, pengguna dapat melatih Sparky untuk melakukan berbagai trik, dari aksi dasar hingga koreografi tarian yang rumit.

Spesifikasi Canggih dalam Bentuk Kompak

Sparky dibekali sensor sentuh di kepala, layar tampilan, kamera, speaker, slot kartu SD, port USB, serta tombol telinga untuk kontrol dan penyesuaian tambahan.

Dengan dimensi 250×130×250mm, robot ini tetap ringkas tetapi mampu menopang beban hingga 300 gram. Sparky dapat beroperasi dalam suhu 10-30°C dengan daya tahan baterai lebih dari 45 menit dan kecepatan maksimum 0,4 m/s.

Sistem operasinya berbasis Linux dan mendukung pemrograman dalam C, C++, serta Python, menjadikannya platform ideal bagi para pengembang. Robot ini menggunakan antarmuka daya PD30W untuk pengisian cepat dan efisien.

Sebelum masuk ke pasar ritel, Sparky akan debut melalui kampanye Kickstarter dengan harga perkiraan antara 500 hingga 600 dolar AS (Rp8,7 - 10,4 juta). Setelah tahap crowdfunding, robot ini akan tersedia di platform seperti Amazon, menargetkan penggemar teknologi, hobiis, dan pengembang AI yang mencari platform interaktif.