Bagikan:

JAKARTA – YouTube mengalami banyak peningkatan dalam dua dekade terakhir. Saat pertama kali diluncurkan, platform ini awalnya hanya dapat diakses dari ponsel pintar, tetapi kini YouTube bisa diakses di mana pun. 

Saat ini, ada banyak pengguna YouTube yang tertarik untuk menyaksikan konten di layar yang lebih besar. Oleh karena itu, menurut data internal YouTube, TV menjadi perangkat paling banyak yang digunakan untuk mengakses platform tersebut di AS. 

"Orang-orang tidak hanya menonton YouTube di komputer atau ponsel mereka. TV telah melampaui ponsel dan sekarang menjadi perangkat utama untuk menonton YouTube di AS (berdasarkan waktu tonton)," kata YouTube dalam laporan terbarunya. 

Selain itu, menurut laporan Nielsen, YouTube menjadi aplikasi yang paling banyak diakses di AS dalam dua tahun terakhir berdasarkan waktu tonton streaming. Menurut YouTube, pencapaian ini didorong oleh ketersediaan fitur Kecerdasan Buatan (AI) di dalam platformnya. 

YouTube menyadari bahwa platformnya sering dijadikan sebagai pengganti tayangan televisi. Hal ini terjadi karena ada jutaan kreator yang sering mengunggah konten secara rutin. Saat ini, rata-rata pengguna YouTube menonton lebih dari satu miliar jam konten setiap harinya. 

Selain karena dukungan AI, fitur YouTube yang 'kaya' menjadi faktor lainnya untuk berlangganan platform tersebut. Bagi YouTube, platform video ini jauh lebih interaktif karena tak hanya menyediakan video format panjang, tetapi ada juga podcast, live, dan Shorts. 

"Karena semakin banyak kreator yang memproduksi konten untuk layar lebar, kami menghadirkan YouTube terbaik ke TV, termasuk pengalaman layar kedua yang memungkinkan Anda menggunakan ponsel untuk berinteraksi dengan video yang Anda tonton di TV," jelas YouTube. 

Pertumbuhan ini mendorong YouTube untuk lebih berkembang dan menarik pengiklan baru. Ke depannya, YouTube akan meningkatkan fitur di platformnya dan menghadirkan manfaat baru bagi pelanggan YouTube Premium.