Bagikan:

JAKARTA - Setelah menyelesaikan masa jabatannya di Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), Gary Gensler kini kembali ke dunia akademik. Sosok paling dibenci komunitas kripto itu kembali ke universitas tempat dia mengajar sebelum menjabat Ketua SEC yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT). 

Selama kepemimpinannya, Gensler dikenal sering bersikap agresif terhadap industri aset kripto. Ia memilih untuk menyeret perusahaan besar kripto ke meja hijau, termasuk Coinbase, Binance, Kraken, dan Ripple. Sementara kasus Terra LUNA dan FTX yang jelas merugikan investor justru dikesampingkan. 

Gensler menuding sebagian besar aset kripto adalah sekuritas dan harus tunduk pada regulasi SEC. Pernyataan ini mendapat perlawanan dari komunitas kripto dan anggota parlemen yang pro-kripto. 

Masa kepemimpinan Gensler di SEC dikenal penuh kontroversi. Kebijakan SEC di bawah kepemimpinannya banyak dikritik karena lebih menitikberatkan pada penegakan hukum alih-alih menyusun regulasi yang jelas bagi industri aset digital.

Kini, setelah kembali ke MIT, Gensler akan melanjutkan kariernya sebagai dosen dan peneliti teknologi AI setelah empat tahun memimpin lembaga pengawas keuangan yang kerap memicu pro kontra bagi pelaku industri kripto.

Kembalinya Gensler ke MIT diumumkan oleh Sloan School of Management pada 27 Januari 2025. Dalam peran barunya, ia akan menjadi Profesor Praktik yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), keuangan, teknologi keuangan (fintech), dan kebijakan publik. 

Gensler juga akan bergabung dengan Global Economics and Management Group serta Finance Group di MIT. Selain itu, ia akan turut memimpin inisiatif FinTechAI@CSAIL bersama profesor keuangan MIT, Andrew W. Lo, dalam laboratorium Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL).

MIT menyambut kembalinya Gensler dengan hangat. Dekan sementara MIT Sloan, Georgia Perakis, menyoroti pengalaman luasnya sebagai aset berharga bagi mahasiswa. Simon Johnson, kepala Global Economics and Management Group MIT Sloan, juga mengonfirmasi bahwa Gensler akan turut mengajar dalam kursus baru yang sedang dikembangkan.

"Saya sangat senang bisa kembali bekerja sama dengan para akademisi luar biasa di MIT untuk menciptakan masa depan yang lebih baik melalui kecerdasan buatan, keuangan, dan teknologi," ujar Gensler dalam pernyataannya.