Bagikan:

JAKARTA – Seorang pengguna mengeluhkan keamanan Snapchat ke Komisi Perdagangan Federal (FTC). Dalam keluhan tersebut, tercatat bahwa chatbot di dalam Snapchat berbahaya bagi pengguna muda.

Chatbot yang disebut My AI ini didukung teknologi Kecerdasan Buatan (AI). Setelah pengaduannya diterima, FTC merujuk pengaduan tersebut ke Departemen Kehakiman (DOJ). Namun, tidak dijelaskan secara detail apa isi pengaduan yang melibatkan My AI.

FTC hanya menjelaskan bahwa rujukan ini masih berkaitan dengan hasil investigasi penyelesaian kasus di tahun 2014, yaitu Snapchat dinyatakan menipu konsumen mengenai jumlah data pribadi yang dikumpulkan dan tindakan keamanan yang diambil perusahaan tersebut.

"Penyelidikan tersebut mengungkap alasan untuk meyakini Snap melanggar atau akan melanggar hukum," kata FTC, mengutip dari ConsumerAffairs. "Kami telah memutuskan bahwa melakukan hal tersebut (menyembunyikan detail aduan) di sini adalah untuk kepentingan publik."

Sementara itu, juru bicara Snap mengatakan bahwa keluhan ini didasari oleh 'ketidakakuratan' sehingga buktinya tidak begitu konkret. Keluhan ini juga disebutkan berasal dari FCT yang terpecah di akhir masa jabatan Presiden AS Joe Biden.

"Meskipun kami sependapat dengan FTC dalam memastikan pengembangan AI generatif yang cermat, pengaduan ini akan menghambat inovasi dan persaingan di sektor ekonomi yang penting dan sedang berkembang," kata juru bicara tersebut. 

Juru bicara itu menjelaskan bahwa keluhan yang tidak berdasar ini dapat menyerang komunitasnya. Oleh karena itu, "Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan baru (di bawah pimpinan Donald Trump) dalam kebijakan AI yang mendukung inovasi."