Bagikan:

JAKARTA - BYD produsen kendaraan asal China resmi melakukan debutnya di Japan Mobility Show 2025, dengan meluncurkan strategi ganda “EV +PHEV” di pasar Jepang.

Dalam debutnya, BYD RACCO dan BYD SEALION 6 DM-i menjadi bintang utama. Jenama asal China ini mengusung tema “ONE BYD”, BYD menampilkan beragam kendaraan penumpang dan komersial, menandai langkah penting dalam membangun lini produk yang komprehensif dengan teknologi hybrid dan pure-electric untuk pasar Jepang.

Pencapaian ini menjadi tonggak baru dalam memperluas kehadiran BYD di Jepang, sekaligus memperkuat citra merek dan mengembangkan ekosistem mobilitas yang terintegrasi untuk kendaraan penumpang maupun komersial.

Booth BYD menampilkan BYD RACCO dan BYD SEALION 6 DM-i, berdampingan dengan jajaran model terbaru seperti BYD ATTO 3, BYD DOLPHIN, BYD SEAL, serta supercar YANGWANG U9 dari lini premium BYD. Kehadiran berbagai model tersebut mencerminkan portofolio produk BYD yang lengkap serta komitmennya untuk menghadirkan solusi mobilitas inovatif dan berkelanjutan bagi konsumen di Jepang.

General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang, mengatakan tahun ini menandai 20 tahun kehadiran BYD di Jepang, sekaligus menjadi momen pertama kalinya perusahaan menampilkan kendaraan penumpang dan komersial secara bersamaan.

"Mulai dari bus listrik hingga mobil listrik, dan kini melalui model Super Hybrid DM-i seperti BYD SEALION 6 DM-i serta peluncuran global K-EV, BYD selalu berkomitmen menghadirkan New Energy Vehicles yang aman, efisien, dan berkualitas tinggi, sesuai dengan kebutuhan pasar Jepang," katanya, dalam keterangan resminya yang diterima, Jumat, 31 Oktober.

Berawal dari posisi terdepan dalam pengembangan kendaraan listrik komersial, BYD terus memperluas portofolio kendaraan penumpangnya dengan menyesuaikan diri terhadap kebutuhan konsumen lokal dan tren industri.

Pada segmen komersial di pameran ini BYD melakukan peluncuran global perdana untuk BYD T35, all-electric truk, dan J6 Living Car Concept, serta menampilkan juga bus listrik berukuran menengah J7 serta bus besar K8.

"Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, memperluas jajaran produk, serta berkolaborasi dengan konsumen di Jepang untuk mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan," tambahnya.