Bagikan:

JAKARTA - Kabar kurang sedap datang dari Mercedes-Benz. Diketahui sebanyak 116.020 unit SUV rakitan 2019 hingga 2024 di Amerika Serikat (AS) berpotensi alami karena terdapat kabel 48V di bawah jok penumpang depan yang berpotensi terlepas.

Melansir Motor1, Kamis, 21 Maret, sejumlah model yang terlibat terdiri dari seri GLE, kemudian GLS, dan model ultra-premium Maybach GLS600.

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di AS mengatakan bahwa kabel 48V dapat longgar atau terlepas dan dapat menjadi panas, sehingga dapat menimbulkan kebakaran yang tidak dapat terhindarkan.

Menurut Lembaga tersebut, sambungan ground bertegangan tinggi ini mungkin tidak terpasang dengan kencang secara menyeluruh selama perakitan.

Investigasi dilakukan berdasarkan laporan lapangan untuk menentukan penyebab spesifik dan Mercedes pada akhirnya menentukan bahwa sambungan tersebut dapat kendor akibat pengerjaan ulang yang terkait langsung dengan kabel.

Dilaporkan terdapat 31 laporan lapangan yang melibatkan masalah tersebut antara Agustus 2022 hingga akhir November 2023. Dengan demikian, pabrikan dari Jerman ini mengeluarkan perintah penarikan kembali (recall) di AS.

Beruntungnya, pihak perusahaan tidak mendapati adanya kasus kecelakaan hingga memakan korban yang melibatkan permasalahan tersebut.

Mercedes mengimbau para pengguna kendaraan yang terdampak untuk membawa mobilnya ke jaringan dealer. Para teknisi akan mengatasi masalah tersebut dengan memeriksa kabel dan mengencangkannya bila diperlukan.

Pemberitahuan ke pihak dealer untuk penarikan kembali dimulai pada 22 Maret, dengan pengumuman ini ke pemilik langsung akan dimulai pada bulan Mei.