JAKARTA - FIFA Series 2026 jadi ajang untuk John Herdman memimpin Timnas Indonesia pertama kali dalam pertandingan internasional resmi.
Setelah menentukan 24 pemain yang dibawa untuk menghadapi FIFA Matchday Maret 2026 itu, Herdman mendapat ujian melawan Saint Kitts and Nevis.
Tantangan pertama pelatih asal Inggris itu meracik pemain berhasil dilewati. Timnas Indonesia berhasil menang meyakinkan dengan skor 4-0 untuk melaju ke final FIFA Series 2026.
Berikutnya, mereka akan berjumpa lawan kuat asal Eropa, Bulgaria, di partai puncak. Herdman mengakui timnya sudah bisa menjalankan instruksinya, tapi ada aspek yang masih perlu ditingkatkan.
BACA JUGA:
Sektor yang dimaksud Herdman ialah kolektivitas dan konektivitas. Jika dua aspek itu tak berjalan baik, Bulgaria punya kemampuan menghukum.
"Ini tentang kohesi taktis. Saya merasa bahwa pada 15 menit pertama (melawan Saint Kitts and Nevis), untuk periode tertentu, saya merasa kami menjadi terlalu bersemangat."
"Jadi, orang-orang melakukan hal mereka sendiri untuk beberapa periode. Jika kami melakukan itu melawan Bulgaria, kami akan mati pada 10 menit pertama."
"Mereka akan membunuh kami. Jadi para pemain, mereka akan tahu, kami harus berkomitmen pada cetak biru taktis melawan tim seperti Bulgaria sejak menit pertama."
"Kami tidak bisa menunggu 10, 15 menit, untuk menyatu dan terhubung. Jadi itu penting. Pada 15 menit pertama kami harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik. Jika tidak, kami akan dihukum," ucap mantan pelatih Timnas Kanada itu.
Kabar baiknya, Herdman menemukan solusi dari absennya sejumlah pemain. Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia tak diperkuat sejumlah penggawa langganan.
Sang pelatih memang mengakui absennya pemain-pemain tersebut mengakibatkan kreativitas tim asuhannya sedikit berkurang, tapi hal itu ditutupi dengan kelebihan di sektor lain.
"Kembali ke komposisi pemain, saya pikir kami kehilangan sejumlah pemain, saya memikirkan Marselino (Ferdinan), Miliano (Jonathan), kami kehilangan sedikit kreativitas."
"Kevin Diks bermain di peran yang tinggi dan melebar, pekerjaan yang luar biasa, menunjukkan profesionalismenya malam ini."
"Jadi, saya senang, senang dengan komposisinya, tetapi ada lebih banyak pemain yang akan datang dan bersaing. Jadi, grup yang ada di sini, saya harus memenangi seragam itu (posisi di tim) di setiap pertandingan."
"Mudah-mudahan mereka bisa mempertahankan seragam itu dan membuat pemain lain yang biasanya menjadi pemain utama, mendapatkan hak untuk kembali masuk (skuad Timnas Indonesia)," ucap pelatih 50 tahun itu.
Deretan nama yang tak masuk skuad kali ini antara lain ialah Marselino Ferdinan, Miliano Jonathans, Egi Maulana Vikri, Rafael Struick, Thom Haye, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam Bahar, Mees Hilgers, Marc Klok, Pratama Arhan, Ricky Kambuaya, dan Witan Sulaeman karena sejumlah alasan, mulai dari cedera hingga sanksi FIFA.
Terlepas dari itu, laga Timnas Indonesia vs Bulgaria akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 30 Maret 2026.