JAKARTA - Juara bertahan Paris Saint-Germain harus bekerja keras sebelum mengalahkan tim unggulan Bayern Munchen 5-4 di semifinal pertama Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Rabu, 29 April 2026 dini hari WIB. Meski menang dalam drama sembilan gol, namun PSG belum bisa memastikan lolos ke final karena masih ada laga kedua di kandang Bayern.
Laga besar dari tim unggulan di Liga Champions. Terutama setelah Bayern dan PSF menyingkirkan lawan-lawannya di perempat final. Bayern menunjukkan performa terbaik saat mengatasi Real Madrid. Mereka menang 2-1 di kandang Madrid dan kemudian menaklukkan lawan sama 4-3 di kandang Bayern.
Sementara, PSG sukses menghentikan laju Liverpool dengan meraih kemenangan 2-0 pada dua laga home and away. Hanya saja, keberhasilan mereka menyingkirkan lawan-lawannya menjadikan kedua tim harus bertemu di semifinal.
PSG yang bertindak sebagai tuan rumah pada laga pertama sempat terlambat start dan kebobolan lebih dulu lewat penalti Harry Kane. Namun tim asuhan Luis Enrique mampu bangkit dan bahkan unggul 5-2. Hanya, Bayern menolak menyerah dan berhasil mencetak dua gol dalam tempo empat menit sehingga memperkecil kekalahan menjadi 5-4.
Skor itu belum bisa memastikan PSG lolos ke final karena masih ada laga kedua di kandang Bayern di Stadion Allianz Arena, 7 Mei 2026 dini hari WIB. Di big match jilid dua itu, PSG memang hanya butuh imbang untuk menyingkirkan Bayern. Namun peluang tim asuhan Vincent Kompany juga belum tertutup.
Hanya, mereka harus menang minimal 2-0 agar bisa unggul agregat 6-5 saat bermain di kandang sendiri. Bila menang 1-0, maka laga dilanjutkan extra time dan kemudian berakhir adu penalti.
Dalam laga besar itu, Bayern mengambil inisiatif menyerang meski bermain di kandang lawan. Serangan mereka segera memberi hasil saat pemain sayap Luis Diaz dijatuhkan di kotak penalti di menit 15.
Wasit pun menunjuk titik putih dan eksekusi penalti dituntaskan dengan baik oleh Kane. Gol ke-13 kapten timnas Inggris tersebut di kompetisi Eropa membawa Bayern yang baru saja meraih titel Bundesliga Jerman ini unggul 1-0.
Gol itu pula yang menjadikan pemain PSG tersengat. Namun mereka kembali keteteran menghadapi permainan menyerang Bayern.
Bahkan Kane nyaris mencetak gol keduanya saat menyambut umpan Michael Olise. Dirinya sudah mengecoh kiper Matvey Safonov tetapi bola yang sudah hampir meluncur ke gawang PSG berhasil dihalau bek Marquinhos.
Selanjutnya, PSG mencoba bangkit dan memainkan sepak bola ofensif untuk menyamakan skor. Usaha tuan rumah nyaris memberi hasil saat Ousmane Dembele tinggal berhadapan dengan kiper Manuel Neuer. Namun usaha peraih Ballon d’Or ini masih bisa digagalkan Neuer.
Namun pemain sayap Khvicha Kvaratskhelia tak melakukan kesalahan saat melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum menaklukkan Neuer di menit 25. Skor berubah 1-1 yang menjadikan PSG kian agresif menekan pertahanan Bayern.
Di menit 33, PSG setelah beberapa kali gagal menambah gol akhirnya berbalik unggul melalui gelandang Joao Neves. Gol berawal dari sepak pojok dan Dembele kemudian mengarahkan bola kepada Neves yang menyundulnya untuk menaklukkan Neuer. Skor berubah 2-1 untuk PSG.
Laga kian memanas karena Bayern tetap bermain ofensif. Hasilnya, tendangan keras Olise sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit 41.
Saat babak pertama segera usai, PSG secara kontroversial mendapat hadiah penalti setelah Alphonso Davies dinyatakan handball. Wasit sempat meninjau insiden itu lewat VAR sebelum menunjuk titik putih. Eksekusi dituntaskan oleh Dembele yang membawa PSG kembali unggul 3-2. Skor itu bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, PSG mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya, mereka langsung memborong dua gol dalam tempo dua menit. Kvaratskhelia yang menyambut umpan silang full back Achraf Hakimi sukses mencetak brace yang membawa PSG unggul 4-3 di menit 56.
BACA JUGA:
Gol pemain timnas Georgia itu menjadikan Les Parisiens kian agresif menekan pertahanan Bayern. Dan hanya berselang dua menit saja, Dembele memantapkan keunggulan juara bertahan Liga Champions itu
Keberhasilan Dembele mengikuti jejak Kvaratskhelia dengan mencetak brace membawa PSG unggul 5-2. PSG diprediksi menang besar dan membuka peluang ke final.
Hanya, Bayern masih menolak menyerah. Mereka pun ganti melakukan tekanan. Hasilnya, Die Bayern sukses mencetak dua gol pula dalam waktu yang relatif cepat.
Bek Dayot Upamecano sukses memperkecil ketinggalan saat meneruskan tendangan bebas Joshua Kimmich di menit 65. Skor pun berubah 5-3 masih untuk keunggulan PSG.
Namun Bayern tetap berusaha menyerang. Hanya berselang tiga menit, Diaz yang berhasil melewati Marquinhos untuk membobol gawang tuan rumah. Asisten wasit sempat mengangkat bendera yang meninjukan Diaz dalam posisi offside. Namun dirinya ternyata dalam posisi onside dan wasit mengesahkan gol itu.
Skor berubah 5-4 untuk PSG. Bayern berusaha mengejar ketinggalan, tetapi upaya mereka gagal. Skor itu bertahan hingga laga usai yang menjadikan laga kedua tetap bakal panas dan ketat.