JAKARTA - Juventus nyaris tumbang setelah tertinggal 3-1 melawan AS Roma. Namun gol menit terakhir dalam drama enam gol menyelamatkan Juve dan laga berakhir imbang 3-3 di Serie A Italia di Stadion Olimpico, Senin, 2 Maret 2026 dini hari WIB.
Roma menunjukkan performa terbaik dan sempat unggul 3-1 dalam big match yang digelar di kandang sendiri. Hanya saja, Juve yang sudah tersingkir di Liga Champions menolak menyerah.
Terutama setelah pemain pinjaman dari Nice, Jeremie Boga, berhasil memperkecil ketinggalan. Puncaknya, Federico Gatti sukses membobol gawang Mile Svilar yang mengubah skor menjadi 3-3 saat pertandingan sudah hampir berakhir.
Gol di menit 90+3 menyelamatkan Juve dari kekalahan. Meski demikian krisis yang dialami Bianconeri belum berakhir. Mereka hanya mampu meraih hasil imbang pada dua dari enam pertandingan sebelumnya di berbagai kompetisi. Bahkan di kandang sendiri tim asuhan Luciano Spalletti dipaksa menyerah 2-0 oleh Como 1907.
Hasil imbang melawan Giallorossi menjadikan Juve juga gagal memperbaiki peringkat. Como yang justru berhasil menembus peringkat lima dengan poin 48. Sedangkan Juve berada satu strip di bawah Como setelah mendapatkan poin 47. Meski masih tertahan di peringkat enam, namun Spalletti tetap berharap tim asuhannya bisa menembus zona Liga Champions.
“Tentu saya yakin soal itu. Saya biasa bertarung untuk peringkat empat. Kami memang menanggung beban yang berat dan kadang kurang beruntung. Tetapi tim ini kian berkembang di berbagai aspek,” kata Spalletti seperti dikutip Football Italia.
Mantan pelatih tim nasional Italia dan pernah mengarsiteki Roma selama empat tahun ini mengaku kecewa dengan performa buruk tim asuhannya. Namun dia merasa puas dengan reaksi yang ditunjukkan pemain sehingga mampu mengejar ketinggalan.
“Dari evaluasi yang dilakukan secara obyektif, kami baru saja tersingkir di Liga Champions setelah bermain selama 120 menit. Dan untuk kembali ke jalur tentu butuh kerja keras. Ini tak ubahnya seperti mendaki gunung,” ucap dia.
Sementara, Roma menguatkan posisinya di empat besar meski gagal menang di laga home. Mereka menempati peringkat empat dengan memiliki 51 poin.
Pertandingan itu sendiri berlangsung sengit. Juve sudah menebar ancaman melalui Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao. Namun keduanya gagal memaksimalkan peluang yang tercipta.
Roma merespons dengan permainan ofensif dan striker Donyell Malen nyaris membobol gawang Juve. Namun kiper Mattia Perin berjibaku menyelamatkan gawang.
Setelah beberapa kali gagal, Roma akhirnya mampu memecah kebuntuan melalui gelandang Wesley Franca di menit 39. Gol berawal dari aksi Niccolo Pisili yang berhasil merebut bola di lini tengah.
Dia kemudian memberikan bola kepada Wesley yang kemudian melepaskan tendangan spektakuler yang mengarah ke sudut atas gawang. Perin hanya bisa menyentuh bola dengan ujung jarinya sehingga tetap meluncur ke gawang.
Skor berubah 1-0 untuk Roma. Juve sesungguhnya tak kehilangan kepercayaan diri meski kebobolan lebih dulu. Hanya saja, mereka belum bisa menyamakan skor hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Juve langsung mengambil inisiatif menyerang. Bahkan striker Jonathan David nyaris membobol gawang tuan rumah saat pertandingan baru dimulai. Selanjutnya, tendangan bebas Teun Koopmeiners juga nyaris memberi hasil bila tidak disapu barisan pertahanan Roma.
Namun Juve tak butuh waktu lama untuk menyamakan skor. Kali ini Conceicao yang berhasil mengatasi kebuntuan setelah menyambut assist Bremer saat laga baru berjalan tiga menit. Gol pemain timnas Portugal ini tidak kalah mengesankan. Tendangan voli kaki kiri dia sukses menembus barisan pertahanan Roma dan meluncur ke gawang.
Pertandingan kian menarik dan sengit setelah skor imbang 1-1. Roma kembali bermain agresif dengan menekan pertahanan La Vecchia Signora. Usaha pasukan Gian Piero Gasperini memang tidak sia-sia. Tuan rumah kembali unggul saat Evan Ndicka berhasil menuntaskan peluang di menit 54.
Gol berawal dari sepak pojok pendek yang dilakukan kapten Lorenzo Pellegrini. Bola kemudian kembali pada Pellegrini yang kemudian melepaskan umpan ke depan gawang. Bola sempat melewati bek Gianluca Mancini dan diterima Ndicka untuk dituntaskan menjadi gol.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk Roma. Gol itu menjadikan tuan rumah kian bersemangat untuk mengejar kemenangan. Usaha mereka tidak sia-sia karena Malen akhirnya berhasil membobol gawang Juve setelah lolos dari jebakan offside di menit 65.
Roma tampaknya sudah yakin menang setelah unggul 3-1. Namun Juve menolak menyerah. Saat pertandingan memasuki menit akhir waktu normal, Boga yang menyambut bola silang dari Edon Zhegrova sukses memperkecil ketinggalan Juve. Tendangan voli dia di menit 90 mengubah skor menjadi 3-2.
BACA JUGA:
Pertandingan memasuki injury time. Roma berusaha mempertahankan keunggulan. Hanya saja, Juve yang tetap bermain ofensif kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas Weston McKennie yang mengarah ke gawang Roma.
Bola sempat mengenai Ndicka yang kemudian disambut Federico Gatti. Lewat tendangan dari jarak dekat, Gatti yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menjebol gawang Svilar.
Gol di menit terakhir itu mengubah skor menjadi 3-3. Drama enam gol dari big match Liga Italia itu berakhir sudah tanpa ada yang kalah maupun menang.