JAKARTA - Borussia Dortmund membuka peluang lolos ke 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Atalanta 2-0 di playoff pertama di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Raum 18 Februari 2026 dini hari WIB. Hanya masih ada laga kedua yang menjadi penentu langkah kedua tim.
Dortmund yang kehilangan banyak bek tengah masih bisa menunjukkan performa terbaik saat menjamu Atalanta. Meski terlambat datang ke stadion karena kena macet sehingga pertandingan mengalami penundaan selama 15 menit, namun Dortmund mampu mengatasi tekanan.
Klub elite Bundesliga Jerman ini bahkan sudah unggul saat laga baru berjalan tiga menit melalui Serhou Guirassy. Mereka kemudian menambah gol lagi menjelang akhir babak pertama.
Kemenangan dua gol ini menjadikan langkah Dortmund ke 16 besar lebih terbuka. Pasalnya, Dortmund hanya butuh hasil imbang pada laga kedua yang digelar di kandang Atalanta.
Sebaliknya, La Dea memang butuh kemenangan dengan skor lebih besar untuk membuka peluang lolos ke babak knockout. Namun siapa pun yang lolos ke babak itu bakal menghadapi lawan berat, Arsenal atau Bayern Munchen.
“Langkah awal yang sempurna meski membuat kami agak kerepotan. Kami terjebak macet selama satu jam 15 menit,” kata Guirassy.
“Dan, kami hanya punya waktu 10 menit untuk melakukan persiapan begitu tiba di stadion. Jadi, kami merasa senang dan lebih tenang setelah unggul saat laga baru berjalan tiga menit,” ucapnya lagi.
Meski berhasil menang 2-0, tetapi Dortmund tetap waspada dan hati-hati karena masih ada laga kedua. Gelandang Julian Brandt menyatakan tim ‘tetap dalam bahaya’ karena Atalanta tetap berpeluang membalikkan keadaan.
“Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Di pertandingan ini kami memang berada dalam situasi sulit. Meski demikian, kami masih bisa mengatasinya. Kami berhasil mengubah ketegangan menjadi energi begitu memulai pertandingan,” kata Brandt.
Di pertandingan itu, Atalanta bisa datang tepat waktu. Sebaliknya Dortmund harus tergesa-gesa melakukan persiapan. Dalam kondisi itu, pelatih Dortmund Niko Kovac juga tak bisa menurunkan skuad terbaik. Mereka mengalami krisis di belakang dengan absennya Nico Schlotterbeck, Niklas Suele, Emre Can dan Filippo Mane yang mengalami cedera.
Kovac terpaksa menurunkan bek berusia 18 Luca Reggiani yang melakoni debut di tim senior untuk berduet dengan Waldemar Anton, satu-satunya bek tengah Die Borussen yang masih bertahan.
Meski demikian, Dortmund benar-benar melakukan start yang impresif. Pertandingan baru berjalan tiga menit, Guirassy yang langsung menggebrak dan menyambut bila silang Julian Ryerson untuk membobol gawang Atalanta.
BACA JUGA:
Unggul 1-0 tak menjadikan Dortmund bermain dengan tempo lambat. Mereka tetap bermain ofensif demi menambah gol. Hanya, tuan rumah harus menunggu hingga akhir babak pertama.
Gelandang Maximilian Beier akhirnya memperbesar keunggulan Dortmund di menit 42. Skor berubah 2-0 untuk Dortmund dan bertahan hingga laga usai.