Bagikan:

JAKARTA – Masa depan Francesco Bagnaia di Ducati Lenovo Team mulai menjadi sorotan setelah isu terbaru yang menyebut pebalap belia Pedro Acosta akan meninggalkan KTM untuk mengisi posisinya di tim pabrikan asal Italia tersebut.

Juara dunia dua kali tersebut mengatakan bahwa semua kemungkinan untuk musim kompetisi tahun depan sangat terbuka jika pada tahun ini ia kembali gagal berkompetisi seperti musim muramnya pada tahun kemarin.

"Kami masih berkomunikasi, tetapi jelas bahwa musim seperti tahun lalu dapat menempatkan Anda di posisi yang kurang menguntungkan (dalam negosiasi kontrak)," kata Bagnaia seperti dikutip dari Crash.

Pebalap yang berusia 29 tahun tersebut menjalani musim terberatnya sebagai rider pabrikan Ducati pada musim 2025. Sepanjang musim berjalan, ia berjuang naik-turun untuk mendapatkan performa yang konsisten, tetapi gagal melakukannya.

Ia tercatat hanya meraih tiga kemenangan dalam 14 balapan terakhir sehingga turun ke posisi kelima di klasemen akhir kejuaraan. Performa ini karena ia kesulitan beradaptasi dengan motor miliknya.

Penampilan yang kontras justru ditunjukkan oleh rekan satu timnya Marc Marquez yang pada akhirnya keluar sebagai juara. Pebalap asal Spanyol itu mengunci gelar lebih awal di MotoGP Jepang dan kemudian absen dalam empat balapan setelah MotoGP Mandalika.

Bagnaia mengakui nilai seorang pebalap MotoGP sangat ditentukan hasil balapan terakhir, sejalan dengan pemikiran Jorge Lorenzo. Jadi, ia tidak heran posisinya di bursa pebalap menuju regulasi baru 2027 belum sepenuhnya aman meski berstatus juara dunia ganda.

"Kita hidup di dunia yang selalu serbacepat. Jadi, kita harus cepat. Jorge Lorenzo mengatakan hal yang benar bahwa Anda akan selalu dikenang karena balapan terakhir yang Anda ikuti. Jadi, wajar jika ada isu seperti itu," katanya.

Bagnaia mulai menunjukkan respons positif menjelang musim 2026 dimulai. Dalam tes pramusim di Sepang pekan lalu, ia tampil lebih kompetitif dengan motor spesifikasi terbaru GP26.

Dalam simulasi Sprint Race, catatan waktunya bahkan lebih tajam dibanding Marquez. Namun, tekanan pasar pebalap tetap tinggi seiring berbagai spekulasi yang beredar.

Acosta disebut sebagai calon kuat pengganti Bagnaia di Ducati. Adapun Fabio Quartararo dilaporkan mendekat ke Honda dan posisinya akan digantikan oleh juara dunia Jorge Martin yang saat ini membela Aprilia.

Menurut laporan, Bagnaia muncul sebagai calon kuat mengisi tempat di Aprilia, yang merupakan penantang tercekat Ducati dalam kompetisi musim kemarin.