JAKARTA - Liverpool menghadapi ancaman serius ketika menjamu PSV Eindhoven pada matchday kelima Liga Champions, Rabu malam 26 November. Rekor pertemuan yang selama ini memihak tuan rumah tampak rapuh, mengingat kondisi skuad Arne Slot yang tengah mengalami kemerosotan tajam di kompetisi domestik.
Liverpool memang memenangi seluruh tiga laga kandang sebelumnya melawan PSV, namun situasinya kali ini jauh berbeda. Tim juara bertahan Premier League itu tengah berada dalam fase terburuk mereka dalam beberapa tahun terakhir, membuka peluang bagi PSV untuk merusak dominasi Anfield pada pertemuan kedelapan kedua tim di kompetisi Eropa.
Kondisi Liverpool sedang menurun drastis. Kekalahan 3-0 dari Nottingham Forest pada akhir pekan lalu memperpanjang tren buruk yang sudah dimulai sejak tumbang 3-0 di Etihad dari Manchester City sebelum jeda internasional. Hasil itu menenggelamkan mereka ke posisi ke-11 klasemen Premier League setelah 12 pertandingan.
Masalah Liverpool merata di semua lini. Kembalinya Alisson Becker tidak mampu mencegah gawang mereka bobol tiga kali dalam dua laga liga beruntun, sesuatu yang terakhir terjadi pada April 1965. Pertahanan yang dipimpin Virgil van Dijk tidak solid, sementara Ibrahima Konate belum menunjukkan fokus terbaiknya di tengah pembicaraan kontrak yang segera habis pada 2026. Di sisi kiri, Milos Kerkez belum menunjukkan kualitas setara standar Liverpool, dan posisi bek kanan benar-benar kosong setelah kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid.
BACA JUGA:
Dominik Szoboszlai yang tampil konsisten sejak awal musim bahkan harus ditarik ke posisi bek kanan darurat, melemahkan lini tengah. Trio penyerang juga bermasalah. Mohamed Salah belum mencetak gol dalam tiga laga beruntun, Alexander Isak kesulitan beradaptasi sejak datang dari Newcastle, dan Florian Wirtz belum menemukan performa di Inggris.
Meski terseok-seok di liga, Liverpool masih stabil di Liga Champions. Tiga kemenangan dari empat laga membuat mereka menempati posisi kedelapan dari 36 tim, sebuah slot yang menjamin tiket langsung ke babak 16 besar.
PSV datang ke Anfield dengan modal percaya diri. Tim asuhan Peter Bosz tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan di semua ajang. Kampanye Eropa mereka cukup berwarna, dengan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dari empat matchday pertama, mencetak sembilan gol dan kebobolan tujuh.
Setelah kekalahan mengejutkan 3-1 dari Union Saint-Gilloise, PSV merespons dengan hasil imbang 1-1 di markas Bayer Leverkusen dan Olympiacos, serta kemenangan luar biasa 6-2 atas Napoli. Mereka kini berada di posisi ke-18 dalam sistem liga fase grup, cukup untuk mengamankan tempat di playoff babak gugur.
Meski baru menang satu kali dari 14 laga tandang terakhir melawan klub Inggris, kondisi Liverpool yang carut-marut memberi harapan realistis bagi PSV untuk mencuri poin.
Liverpool masih tanpa Giovanni Leoni serta dua bek kanan Jeremie Frimpong dan Conor Bradley. Ini membuka peluang Szoboszlai kembali mengisi posisi bek kanan, sementara Andrew Robertson diperkirakan menggantikan Kerkez di sisi kiri.
Mohamed Salah mengejar rekor, membutuhkan dua gol untuk menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol Liga Champions. Ia diperkirakan akan berduet dengan Hugo Ekitike dan Cody Gakpo, mantan bintang PSV yang mencetak 55 gol dalam 159 pertandingan untuk klub Belanda tersebut.
Di kubu PSV, Peter Bosz tidak memiliki kendala cedera baru seusai kemenangan atas NAC Breda. Hanya Ruben van Bommel dan Alassane Plea yang absen. Guus Til akan kembali tampil sebagai penyerang tengah setelah mencatat enam kontribusi gol dalam lima pertandingan terakhir. Ia bersaing dengan Saibari dan Vega dalam catatan kontribusi gol PSV musim ini, sementara Ricardo Pepi tetap menjadi ancaman setelah mencetak gol dalam tiga dari empat laga terbaru di Liga Champions.
Melihat kondisi Liverpool yang kehilangan arah dan kepercayaan diri, sangat sulit berharap mereka memberikan respon kuat di Anfield. Dengan gaya menyerang Peter Bosz yang agresif, PSV berpotensi memberi tekanan besar.
Situasi paling masuk akal adalah hasil imbang, yang tetap akan terasa seperti kemenangan bagi PSV dan tekanan tambahan bagi The Reds. Ruang lanjutan yang menarik untuk dijelajahi adalah bagaimana dua tim ini bereaksi dalam perebutan posisi babak gugur setelah hasil laga ini.
Perkiraan susunan pemain
Liverpool (4-3-3):
Alisson; Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Robertson; Jones, Gravenberch, Mac Allister; Salah, Ekitike, Gakpo.
PSV Eindhoven (4-2-3-1):
Kovar; Dest, Gasiorowski, Schouten, Salah-Eddine; Junior, Veerman; Man, Saibari, Perisic; Til.
Prediksi
Liverpool 2-2 PSV Eindhoven