JAKARTA - Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyesalkan berantakannya musim timnya dan meminta semua pemain untuk mulai mengambil lebih banyak tanggung jawab. Dia menegaskan bahwa mereka telah mengecewakan Manajer Arne Slot.
Kekalahan kandang 0-3 dari Nottingham Forest pada Sabtu, 22 November 2025--kekalahan keenam dari tujuh pertandingan liga--membuat sang juara bertahan berada di posisi ke-11, pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade klub berada di paruh bawah klasemen.
Van Dijk biasanya memberikan penilaian yang tenang setelah pertandingan, tetapi kekalahan terbaru mendorong respons yang lebih tepat.
BACA JUGA:
"Kami jelas mengecewakannya (Arne Slot), tetapi kami juga mengecewakan diri kami sendiri. Kami lihat diri sendiri dulu, baru saling membantu, saling membantu keluar dari kekacauan ini karena saat ini memang sedang kacau, itu fakta."
"Sebagai juara, kami tidak boleh berada dalam situasi seperti ini. Apa yang akan kami lakukan? Kami akan mencoba membalikkan keadaan dan itulah mentalitas yang harus dimiliki semua orang," katanya dilansir ESPN.
Van Dijk mengakui ada kemarahan di ruang ganti, tetapi setelah pertandingan pertama dari tujuh laga dalam 22 hari, ia mengatakan ini bukan saatnya untuk saling menyalahkan.
"Mudah untuk menyalahkan, tetapi kami harus melakukannya bersama-sama. Yang saya inginkan ialah semua orang bertanggung jawab di lapangan."
"Kami harus melakukan itu untuk saling mendorong, untuk membuat satu sama lain lebih baik. Mungkin mudah untuk hanya memikirkan situasi Anda sendiri daripada memikirkan sisi kolektif ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik."
"Kami telah melaluinya bersama dan memenangi liga. Semua orang ialah bagian darinya dan bahagia. Ketika Anda melewati masa sulit, Anda harus tetap bersatu dan tidak menyalahkan siapa pun."
"Anda harus menjadi seorang pria sejati dan menghadapi kesulitan itu dan terus berjuang, lagi dan lagi."
"Jika Anda ingin menyerah, Anda berada di tempat yang salah di mata saya karena klub ini telah melewati banyak kesulitan selama bertahun-tahun dan kami selalu berhasil keluar darinya."
"Namun, itu bukan berarti mudah, memang melelahkan, tetapi tidak ada cara lain. Kamis (27 November 2025 WIB di kandang melawan PSV Eindhoven di Liga Champions) ialah pertandingan lain."
"Jadi, apa yang akan saya lakukan, pulang dan menangis? Tidak, saya akan pulang dan mencoba memikirkan bagaimana kami bisa membalikkan keadaan. Semoga itu yang juga dilakukan semua orang," tuturnya.
Sudah sekitar sebulan lalu Van Dijk mengadakan pertemuan pemain untuk menenangkan suasana setelah kekalahan kandang dari Manchester United.
Pemain asal Belanda itu tidak menutup kemungkinan akan mengadakan pertemuan lagi dalam upaya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang benar.
"Hal-hal ini belum saya rencanakan sekarang, tetapi mari kita lihat bagaimana saya memikirkannya nanti. Semoga pemain lain juga memikirkan bagaimana kami bisa membalikkan keadaan karena saya pikir realisasinya ialah kami berada di momen yang sangat sulit," ujarnya.