JAKARTA – Francesco Bagnaia mengkritik keputusan Dorna untuk merilis film dokumenter insiden ribut yang melibatkan Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam balapan MotoGP 2015 di Sepang, Malaysia.
Film yang berjudul Sepang Clash tersebut baru saja dirilis menjelang MotoGP Malaysia 2025 pada 26 Oktober lalu, sebagai peringatan satu dekade insiden Rossi-Marquez terjadi.
Sejumlah pebalap yang saat itu ikut balapan diwawancarai dalam film dokumenter ini. Mereka memberikan pandangan mereka terkait insiden itu, yang dianggap sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah MotoGP.
Film ini membuat Bagnaia marah besar dan melontarkan kritik pedas. Ia menilai film ini kurang pantas dan mendistorsi peran dari beberapa pihak.
BACA JUGA:
"Menurut saya, dalam banyak hal, para pebalap memiliki kepekaan bahwa mereka yang membuat keputusan tertentu tidak berlaku."
"Bahkan ide untuk merilis film dokumenter itu, jika boleh disebut demikian, pada tahun 2015, menurut saya, kurang tepat," ucap Bagnaia dilansir Crash.
Bagnaia sebenarnya diminta terlibat dalam film dokumenter tersebut, tetapi menolak karena merasa tidak pantas mengomentari insiden tersebut.
Walaupun merupakan anak didik Rossi, Bagnaia juga merupakan rekan setim Marquez di tim Pabrikan Ducati saat ini. Ia secara bahkan aktif membela pebalap Spanyol itu ketika dicemooh oleh pendukung fanatik rider Italia tersebut.
Selain itu, film dokumenter tersebut juga tidak menampilkan Rossi atau Marquez sebagai tokoh utama di balik insiden.
"Saya ditanya tentang hal itu pada awal tahun dan saya bilang tidak pantas untuk membicarakannya. Mereka memasukkan (Andrea) Dovizioso, yang mengatakan dia tidak ingat apa-apa."
"Bahkan (Ayumu) Sasaki, yang tidak bisa berbuat apa-apa, kasihan sekali," ujar Bagnaia.
Dampak dari peristiwa ini terus menghantui MotoGP sampai dengan saat ini. Saat itu Rossi dianggap menendang Marquez sehingga terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan.
Setiap kali balapan berlangsung di Malaysia, peristiwa antara kedua nama besar itu selalu dikenang. Ada sebagain yang pro ke Rossi dan sebagian lainnya pro kepada Marquez.