Bagikan:

JAKARTA - Mantan bintang Chelsea dan Manchester United, Juan Mata, mengatakan bahwa meskipun fokusnya saat ini ialah bermain untuk Melbourne Victory, ia terbuka untuk berinvestasi di A-League (Liga Profesional Australia dan Selandia Baru) pada masa mendatang setelah menjajaki kemungkinan membeli beberapa klub selama jeda musim panas.

Beralih dari Western Sydney Wanderers ke Melbourne Victory pada September 2025 untuk mencari waktu bermain tambahan, Mata mencatatkan penampilan perdananya sebagai starter dan mencetak gol untuk tim barunya pada akhir pekan kemarin, membantu mereka meraih kemenangan 2-0 atas Perth Glory.

Sebagai pemenang Piala Dunia bersama Tim Nasional Spanyol, Mata kini akan merasakan Derby Melbourne pertama kali pada Sabtu, 8 November 2025, ketika tim barunya menjamu rival sekota Melbourne City--klub yang merupakan bagian dari City Football Group yang juga pemilik mantan rivalnya, Manchester City.

"Di mana pun derby itu berlangsung, tidak masalah, di Sydney, Melbourne, di Jepang, di Spanyol, di Inggris. Derby selalu menjadi pertandingan spesial dalam kalender bagi banyak suporter. Saya menantikannya," kata Mata kepada ESPN.

Namun, Melbourne Victory bukan satu-satunya klub Australia yang dikaitkan dengan Mata selama jeda musim panas. Menariknya, hal itu bukan soal di mana ia bermain.

Laporan ESPN menyebutkan pemain berusia 37 tahun itu juga berinvestasi di klub A-League. Dia dikabarkan membeli saham di Central Coast Mariners yang sedang kesulitan sebelum menandatangani kontrak di AAMI Park--markas Melbourne Victory--serta menjadi bagian dari upaya liga untuk menerbitkan lisensi pemain pria di Canberra.

"Saya menjajaki investasi di A-League. Saya telah berdiskusi dengan berbagai klub dan liga. Saya masih terbuka untuk itu."

"Saya sangat yakin bahwa ada hal-hal penting di Australia, untuk sepak bola, yang dapat berkembang. Saya memahami tantangan finansial yang dihadapi liga dan klub-klubnya."

"Saya melihat bahwa satu-satunya jalan ialah ke atas. Jika saya dapat berkontribusi dalam bentuk apa pun untuk pengembangan dan pertumbuhan itu, saya akan melakukannya dengan senang hati."

"Saya pikir akan sangat baik bagi para penggemar Australia untuk menonton pertandingan di A-League dan tidak hanya mengikuti sepak bola dari jauh."

"Saya merasa banyak orang di sini yang mengikuti sepak bola, tapi mereka lebih suka Liga Inggris (Premier League) atau Liga Spanyol (LaLiga), 'kan?"

"Perbedaan waktu memang sulit. Semoga kecintaan terhadap sepak bola ini bisa diwujudkan dengan semakin banyaknya pemain di A-League."

"Jadi, ya, saya memang (tertarik untuk berinvestasi). Saya masih terbuka untuk itu. Namun, itu bukan prioritas saya. Prioritas saya ialah bermain (untuk Kemenangan)," ujar Mata.

Mata telah terjun ke dunia kepemilikan klub--menjadi pemain internasional aktif pertama dan pemain kedua setelah David Beckham--yang terlibat di MLS (Major League Soccer) ketika ia diumumkan sebagai bagian dari grup kepemilikan waralaba ekspansi San Diego FC saat masih menjadi anggota Western Sydney Wanderers tahun lalu.

Di bawah bimbingan mantan asisten pelatih Tim Nasional Amerika Serikat, Mikey Varas, San Diego memuncaki Wilayah Barat MLS di tahun pertama mereka di kompetisi tersebut pada 2025.

Mereka akan menghadapi Portland Timbers dalam pertandingan ketiga seri playoff putaran pertama yang menentukan pemenangnya pada Minggu, 9 November 2025, waktu setempat.

"Sangat penting untuk memiliki rencana. Saya pikir sangat penting untuk memiliki rencana dengan akal sehat dan untuk benar-benar membuat keputusan serta mengambil langkah-langkah menuju rencana tersebut."

"Saya benar-benar berpikir bahwa pada masa depan, saya tidak tahu berapa tahun lagi yang dibutuhkan, tetapi saya pikir A-League akan lebih baik."

"Saya pikir klub-klub akan memiliki lebih banyak kebebasan finansial untuk membuat berbagai keputusan."

"Soalnya, saat ini, banyak klub tidak memiliki keuangan yang memadai sehingga mereka harus membuat keputusan jangka pendek."

"Jadi idealnya, ada titik di mana klub dan A-League dapat membuat rencana jangka menengah-panjang dan mewujudkannya. Saya pikir itu akan menjadi perubahan yang berbeda," kata Mata ketika ditanya apa yang ingin ia lihat sebagai investor.

Tim Canberra tetap menjadi fokus para pejabat liga dan mereka terus mencari investasi.

Sementara itu, News Corp melaporkan bahwa Presiden Sydney Olympic FC (National Premier League/liga level kedua), Damon Hanlin, telah turun tangan untuk mendanai Central Coast Mariners (A-League), yang oleh CEO klub, Greg Brownlow, disebut sebagai spekulasi.