JAKARTA - Eksperimen pelatih Cristian Chivu yang membangkucadangkan kapten Lautaro Martinez saat Inter Milan menghadapi tuan rumah Ajax Amsterdam di pertandingan Liga Champions. Tampil di kandang lawan di Stadion Johan Cruyff Arena, Kamis, 18 September 2025 dini hari WIB, Inter tetap terlalu kuat bagi Ajax dan menang 2-0.
Inter datang ke Amsterdam dengan modal kurang meyakinkan. Pada dua laga di Serie A Italia, Inter menelan kekalahan. Dalam Derby d’Italia melawan Juventus tercipta drama tujuh gol sebelum akhirnya Inter menyerah 4-3.
Di laga sebelumnya saat bermain di kandang sendiri, tim asuhan Chivu secara mengejutkan dipaksa menyerah Udinese 2-1. Hasil buruk itu menjadikan Inter tertahan di papan tengah karena baru mengantungi tiga poin.
Ini yang menjadikan Inter melakoni pertandingan Liga Champions dengan beban psikologis yang cukup berat. Apalagi, I Nerazzurri mengakhiri Liga Champions musim lalu dengan hasil buruk.
Meski tampil di final, Inter dibantai habis-habisan Paris Saint-Germain 5-0. Kekalahan telak yang berujung kepergian pelatih Simone Inzaghi setelah sepakat dengan klub untuk berpisah.
Saat Inter berada dalam tekanan, Chivu justru tidak menurunkan Martinez di pertandingan melawan Ajax. Problem kebugaran striker tim nasional Argentina ini menjadikan Chivu memilih mendudukkan Martinez di bangku cadangan. Bahkan dirinya tak bermain penuh dalam Derby d’Italia.
Tanpa Martinez, lini depan Inter diisi Marcus Thuram yang berduet dengan striker muda Francesco Pio Esposito. Thuram mengambil alih peran Martinez membombardir pertahanan Ajax.
Penyerang timnas Perancis ini membuktikan dirinya bisa diandalkan sebagai goal getter andalan. Bahkan Thuram sudah nyaris membobol gawang tuan rumah di menit 33. Hanya upaya dia masih gagal membuahkan hasil.
Selanjutnya, Inter sempat mendapat hadiah penalti saat Thuram dijatuhkan bek Ajax Youri Baas. Namun setelah meninjau insiden lewat VAR, wasit Michael Oliver membatalkan penalti karena Thuram sudah lebih dulu menarik jersei Baas.
Setelah berkali-kali gagal, Thuram akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Di menit 42, dirinya membobol gawang Ajax saat sundulan keras dia yang menyambut sepak pojok Hakan Calhanoglu membawa Inter unggul 1-0. Skor itu bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, penampilan Inter kian membaik. Pertandingan baru berjalan dua menit, Thuram mencetak brace yang memantapkan kemenangan Inter. Lagi-lagi gol berasal dari sepak pojok Calhanoglu yang kemudian dikonversi Thuram.
Skor berubah 2-0 untuk Inter. Namun tidak ada lagi gol yang tercipta dan Inter mempertahankan keunggulan atas pasukan John Heitinga hingga laga usai.
“Kami memang ingin menang setelah dua kekalahan yang mengecewakan meski kami sesungguhnya bermain bagus,” kata bek Stefan de Vrij menanggapi kemenangan tim.
BACA JUGA:
“Kami bermain bagus dan berhasil unggul. Kami juga lebih menguasai permainan dan tak menemui kesulitan menghadapi mereka,” ucapnya.
Usai menghadapi Ajax, Inter kembali berlaga di Serie A. Kali ini, mereka menjamu Sassuolo. Pada laga terakhir, Jay Idzes dkk menang 1-0 atas Lazio.