Bagikan:

JAKARTA - Harry Maguire menyambut julukan barunya yang terinspirasi dari Brasil setelah trik tak terduga bek tengah itu di sayap membantu Manchester United meraih kemenangan 3-0 yang menakjubkan atas Athletic Club pada leg pertama semifinal Liga Europa di San Mames, Jumat, 2 Mei 2025, dini hari WIB.

Maguire menemukan dirinya berada di wilayah yang tidak dikenalnya di sayap kanan, tetapi tampak seperti di rumah sendiri saat ia berputar dan mengecoh bek lawan sebelum memberikan umpan silang akurat yang dibelokkan Manuel Ugarte kepada Casemiro untuk membuka skor pada menit ke-30.

Hal itu menyebabkan pengguna media sosial menjulukinya 'Harrydinho'.

"Itu brilian. Saya yakin ada beberapa julukan di luar sana untuk saya."

"Senang rasanya bisa sedikit menggiring bola di luar sana dan tentu saja melepaskan umpan silang yang hebat."

"Ada banyak pemain di kotak penalti, jadi mereka pasti percaya saya bisa melepaskan umpan silang itu."

"Itu perasaan yang menyenangkan dan Casemiro memasukkannya, itu sundulan yang hebat pada akhirnya," kata Maguire kepada TNT Sports ketika diberi tahu tentang julukan itu.

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, juga terkesan dengan aksi sang bek tengah.

"Dia pemain sayap yang bagus! Terkadang ada saat-saat dalam hidup kita dan Harry mengalami saat-saat sulit."

"Semua yang dilakukannya baik untuk tim, jadi kita harus menikmatinya," kata Ruben Amorim kepada TNT.

Gol-gol Manchester United lainnya, semuanya di babak pertama, datang dari Bruno Fernandes. Gol pertamanya datang dari titik penalti setelah Rasmus Hojlund dijatuhkan di kotak penalti oleh Dani Vivian dan penalti diberikan setelah tinjauan VAR.

Vivian diberi kartu merah karena pelanggaran tersebut.

Setelah musim yang buruk di Liga Inggris, berada di posisi ke-14, hasil tersebut menempatkan Manchester United di posisi utama untuk mencapai final Liga Europa.

Trofi Liga Europa akan menjamin tempat di Liga Champions musim depan.

"Tentu saja ini awal yang bagus, untuk meraih kemenangan di sini dan mencetak tiga gol serta tanpa kebobolan."

"Semua tekanan akan ada pada kami, semua orang akan berharap kami lolos. Kami perlu mempersiapkan diri dengan baik."

"Jika kami melakukannya, kami akan memberi diri kami peluang besar. Satu kaki di final, tetapi belum selesai," tutur Maguire.