JAKARTA - Francesco Bagnaia merasakan kemajuan meski berada di posisi ke-10 dalam Latihan Bebas (FP1) MotoGP Amerika 2025 di Circuit of The Americas (COTA).
Francesco Bagnaia yakin finis di posisi ke-10 dalam FP1 pada Jumat, 28 Maret 2025, malam WIB, merupakan kemajuan yang signifikan.
Pembalap Italia itu memulai hari di posisi keenam dalam sesi pagi yang basah kuyup, lalu bertahan di posisi 10 besar terakhir untuk akses langsung ke Kualifikasi 2 (Q2) yang akan digelar pada Sabtu, 29 Maret 2025, malam WIB.
Dengan lima Ducati lainnya mengisi lima posisi teratas, masih ada keraguan kepada Bagnaia. Apalagi, dia belum bisa melampaui rekan setimnya, Marc Marquez, dalam segala sesi sejauh MotoGP 2025. Meski begitu, Bagnaia tetap optimistis.
BACA JUGA:
"Saya senang untuk pertama kalinya pada hari Jumat dengan perasaan saya terhadap motor."
"Saat basah, saya sangat senang karena biasanya saya butuh lebih banyak waktu untuk bisa kompetitif dan sejak putaran pertama saya merasa baik."
"Kemudian sore ini, seluruh sesi berjalan baik. Saya hanya membuat keputusan yang salah dengan menggunakan ban depan lunak pada 10 menit terakhir."
"Kita tahu bahwa saya selalu kesulitan untuk membuat ban itu bekerja. Pebalap Ducati lainnya lebih baik dalam hal itu. Saya tahu itu salah satu titik lemah saya. Namun, selain itu, saya senang."
"Perasaan saat pengereman, perasaan saat memasuki tikungan lebih baik, dan ini adalah sesuatu yang kami cari."
"Kami mencoba memecahkan masalah kami sesi demi sesi. Saya pikir kami semakin dekat dengan perasaan terbaik saya."
"Saat ini, di trek ini, saya merasa jauh lebih baik daripada di Thailand. Jadi, saya harus terus melaju seperti ini," kata Bagnaia seperti dilansir Crash.
Bagnaia menambahkan bahwa ia telah mempertahankan banyak keunggulan dalam kondisi sulit. Dia pun menegaskan kembali bahwa ia tidak ingin kembali ke paket motor GP24 tahun lalu meskipun dikalahkan oleh pebalap satelit Alex Marquez dan Franco Morbidelli di MotoGP Argentina.
"Bahasa Inggris saya tidak begitu bagus, tetapi yang ingin saya jelaskan adalah bahwa saya ingin kembali ke perasaan saya terhadap GP24. Bukan benar-benar kembali ke GP24."
"Jelas bahwa motor baru memiliki potensi yang lebih baik. Marc menunjukkannya. Jadi, saya tidak perlu kembali, saya hanya ingin memiliki perasaan yang sama terhadap motor tahun lalu."
"Namun, di trek ini, saya merasa jauh lebih baik. Jadi, saya sudah senang," ujar pebalap yang akrab disapa Pecco itu.
Juara dunia MotoGP dua kali akan memulai balapan Sprint Race pada Minggu, 30 Maret 2025, dini hari WIB, dengan menempati posisi ketiga di klasemen, 15 poin di belakang Alex Marquez dan 31 poin dari Marc Marquez.