Bagikan:

JAKARTA – Marc Marquez berharap rekan satu timnya Francesco "Pecco" Bagnaia bisa kembali ke performa terbaiknya dalam balapan MotoGP pada musim yang akan datang setelah tampil jauh di bawah harapan selama tahun ini.

Bagnaia menutup musim ini dengan finis di peringkat kelima klasemen akhir. Juara dunia dua kali tersebut menjalani musim yang kurang menyenangkan karena tidak bisa adaptasi dengan motor Desmosedici GP25.

Ini berbeda sekali dengan penampilan impresif saat ia masih berkendara dengan GP24 pada musim 2024. Ketika itu, dia berhasil meraih sebanyak 11 podium kemenangan.

"Kami membutuhkan Pecco (Francesco Bagnaia) yang kembali ke levelnya karena dia sangat sensitif di atas motor dan itu akan sangat membantu untuk masa depan," ujar Marquez dilansir Crash.

Performa buruk Bagnaia sudah dimulai sejak awal musim. Ia benar-benar kalah bersaing dengan The Baby Alien, julukan Marquez, yang langsung menyatu dengan motor barunya.

Bagnaia lalu sempat bangkit, tetapi kemudian mengalami rentetan hasil yang buruk di lintasan setelah penampilan impresif di MotoGP Jepang 2025. Ketika itu dia berhasil podium pertama dalam Sprint Race dan balapan utama.

Marquez yakin bahwa Bagnaia sebenarnya bisa bersaing dengan motor terbaru Ducati. Selain bisa kompetitif seperti Jepang, pebalap asal Italia itu juga berhasil memperlihatkan kecepatan yang bagus dalam sesi latihan.

"Di Motegi, dia meraih 37 poin. Saya terus menekan dan saya tidak mampu mengejarnya. Jadi, Desember dan Januari akan menjadi waktu terbaik bagi Pecco untuk mengatur ulang semuanya serta memulai kembali uji coba di Malaysia," kata Marquez.

Marquez tercatat melaju mulus menuju gelar 2025, yang merupakan gelar juara dunia ketujuh di MotoGP sepanjang kariernya atau kesembilan secara keseluruhan di ajang Grand Prix.

Dominasi pebalap asal Spanyol tersebut ditonjolkan dengan selisih 78 poin dari adiknya Alex Marquez di akhir musim meskipun absen di lima balapan terakhir karena masalah cedera.