Bagikan:

JAKARTA – Kepala Otoritas Olahraga Arab Saudi, Turki Alalshikh, menginginkan Anthony Joshua (AJ) naik ring melawan rival lamanya, Deontay Wilder, menyusul pensiunnya Tyson Fury.

Duel antara Joshua vs Fury, yang akan bertajuk Battle of Britain, kembali diagendakan setelah Fury menelan kekalahan kedua beruntun di duel ulang melawan Oleksandr Usyk bulan lalu.

Akan tetapi, bentrokan tersebut tampaknya tidak akan pernah terjadi karena Fury malah megambil keputusan untuk menggantungkan sarung tinjunya alias pensiun.

"Jika Anda menginginkan sesuatu tentang pasar Inggris, saya justru ingin melihat Joshua dan Wilder sekarang. Jika Tyson tidak tersedia, mengapa tidak Joshua dan Wilder?" kata Alalshikh dikutip The Sun.

Promotor Joshua, Eddie Hearn, juga membuka kemungkinan kliennya untuk melawan The Bronze Bomber, julukan Wilder. Dengan demikian, duel mereka bisa terjadi setelah Wilder melawan Curtis Harper.

"Jika Wilder kembali dengan kemenangan, sepertinya dia dijadwalkan untuk bertarung lagi pada Februari 2025. Dillian Whyte, saya tidak tahu. Ini hanya nama-nama yang saya keluarkan karena AJ akan bertarung," katanya.

Bentrok antara Joshua melawan Wilder juga selama ini belum pernah terjadi. Meski demikian, pertarungan keduanya telah lama ditunggu oleh banyak penggemar tinju.

Kedua nama ini berada di jalur yang tepat untuk bertarung pada 2018 ketika mereka memegang semua gelar kelas berat. Namun, pertarungan itu gagal ketika Wilder memilih untuk menghadapi Fury.

Pertarungan tersebut berakhir imbang yang kontroversial. Wilder lalu kalah melawan Fury dalam dua pertarungan setelahnya, yaitu pada 2020 dan 2021.