Kegigihan Matt Ebden/Rohan Bopanna Berbuah Juara Ganda Putra Australia Open 2024
Matt Ebden/Rohan Bopanna juara ganda putra Australia Open 2024 (X/@AustralianOpen).

Bagikan:

JAKARTA - Matt Ebden (Australia) dan Rohan Bopanna (India) sukses menyabet gelar Grand Slam Australia Open 2024.

Unggulan kedua ini mengalahkan pasangan Italia, Simone Bolelli/Andrea Vavassori, pada laga final di Rod Laver Arena, Sabtu, 27 Januari 2024.

Ebden/Bopanna menang dengan skor ketat 7-6 (0) dan 7-5 untuk mengamankan gelar Grand Slam pertama ketika mereka berpasangan. Pertandingan final tersebut berlangsung sengit selama 99 menit.

Bagi Ebden yang berusia 36 tahun, gelar ini merupakan trofi Grand Slam ketiganya sepanjang karier. Dia melengkapi gelar ganda campuran pada Australia Open 2013 dan ganda putra Wimbledon 2022.

Sementara bagi Boppana, trofi Grand Slam keduanya setelah kemenangannya di ganda campuran Roland Garros 2017.

Petenis 43 tahun itu menyamai rekor rekan senegaranya, Leander Paes, dalam penampilan terbanyak di Australia Open. Dia mengoleksi 17 penampilan sebelum meraih gelar ganda putra perdananya.

Ebden ada di tempat kedua yang tampil 15 kali di kandangnya sendiri. Hasil terbaik Ebden sebelumnya di Melbourne Park ialah finis runner-up bersama rekan senegaranya, Max Purcell, pada edisi 2022.

Petenis kelahiran Perth ini menjadi pemain Australia ke-28 yang memenangi gelar ganda putra Australia Open sejak berganti nama dari Australian Championships pada 1969.

Ebden menjadi pemain aktif Australia keenam yang mencapai prestasi tersebut, setelah John Peers (bersama Henri Kontinen dari Finlandia pada 2017), Thanasi Kokkinakis/Nick Kyrgios (2022), dan Rinky Hijikata/Jason Kubler (2023).

Catatan tersebut juga menandai pertama kalinya dalam 30 tahun bahwa petenis asal Australia meraih tiga gelar ganda putra Australia Open berturut-turut.

Saat ini Ebden menduduki peringkat tertinggi dalam kariernya, yaitu posisi keempat. Dia siap naik ke peringkat kedua dunia.

Sementara itu, Bopanna yang kini berperingkat ketiga dunia akan melejit ke puncak peringkat ganda ATP Tour minggu depan. Hal itu menjadikannya pemain peringkat satu dunia pertama tertua dalam sejarah.