Terbongkar, Man City Ternyata Bergantung kepada Satu Pemain
Manchester City selalu kalah bila Rodri (tengah) tidak bermain (X/@ManCity).

Bagikan:

JAKARTA - Manchester City boleh saja bertabur bintang. Namun, tim tajir ini ternyata bergantung kepada satu pemain saja. Bukan, Erling Haaland melainkan gelandang bertahan Rodri.

Saat Rodri absen, Man City selalu menelan kekalahan. Terakhir, Man City harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 0-1, Kamis, 7 Desember 2023, dini hari WIB. Pada laga itu Rodri absen karena akumulasi kartu.

Pada laga itu, satu-satunya gol Villa dicetak Leon Bailey. Tendangannya memang sempat mengenai pemain Man City sehingga sedikit berubah arah dan mengecoh kiper Ederson.

Kegagalan itu menunjukkan adanya lubang pada permainan Man City saat ditinggalkan Rodri.

Man City memang bertabur pemain top. Ederson berdiri di bawah mistar, lalu ada Kyle Walker, Manuel Akanji, Kevin De Bruyne, Jack Grealish, Bernado Silva, Phil Foden, sampai Erling Haaland.

Namun, saat kehilangan Rodri bikin Man City kelimpungan. Absennya De Bruyne yang menjalani operasi karena cedera hamstring sepertinya tak memengaruhi kekuatan The Citizens.

Berbeda saat gelandang Rodri absen. Dari lima kali pertandingan tanpa pemain bernama lengkap Rodrigo Hernandez Cascante ini, Man City selalu menelan kekalahan.

Rodri benar-benar seorang defensive midfielder yang mampu menjaga keseimbangan permainan tim.

Dirinya jago tekel dan memiliki umpan akurat. Fisiknya kuat dengan postur tubuh yang tinggi. Ini menjadikan Rodri sebagai tukang angkut air yang ciamik.

Hanya posisi gelandang bertahan memang kurang populer. Bahkan, sang pemain sering disebut the unsung hero karena punya peran penting, tetapi seperti sosok yang tak terlihat.

Manajer Man City Pep Guardiola menyadari tim ternyata sangat membutuhkan seorang Rodri. Menurut dia, tim harus belajar bagaimana memenangi pertandingan meski tanpa Rodri.

"Rodri memang pemain penting. Namun, saat dia tidak ada di tim, kami harus mencari cara bagaimana memenangi pertandingan," ujar Guardiola.

"Kami tertinggal enam poin (dengan pimpinan klasemen). Kami sesungguhnya ingin berada di puncak klasemen. Namun, kami sudah tiga kali bermain seri dan sekali kalah," ucapnya.

Mantan pelatih Bayern Munchen ini menuturkan bila pada tahun-tahun sebelumnya, dirinya selalu mendapatkan cara bagaimana memenangi pertandingan. Namun, kali ini Man City seperti mengalami kesulitan.

"Ini tugas saya mencari solusi. Perubahan harus dilakukan demi memenangi pertandingan. Saat tim lawan bermain lebih baik dari Anda, maka Anda harus mengakuinya," kata Guardiola.

Man City kembali melakoni laga tandang usai kekalahan dari Villa. Kali ini, The Citizens menyambangi markas Luton Town pada laga Minggu, 10 Desember 2023, malam WIB.

"Kami harus mengakui Aston Villa bermain lebih baik. Namun, kini kami fokus melawan Luton," ucapnya.