Bagikan:

JAKARTA – Pemain Manchester City, Rodri, dan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone terlihat berbalas komentar terkait sistem pertahanan di Liga Inggris.

Kejadian itu bermula setelah bigmatch Liga Inggris yang mempertemukan Chelsea kontra Manchester City dengan skor 4-4 pada Minggu, 12 November 2023.

Melihat hasil laga itu, yang mana setiap tim kebobolan empat gol, Simeone langsung melontarkan pernyataan bahwa sistem pertahanan klub-klub di Inggris buruk. Dengan kata lain, dia menyebut tim Liga Inggris tidak memprioritaskan pertahanan.

“Anda melihat sepak bola Inggris sekarang dan pertandingan berakhir 4-4, 5-3, 6-2, atau 5-1, yang merupakan hal fantastis bagi para penggemar, seperti Chelsea melawan Manchester City. Ini semua adalah pertandingan yang menyenangkan untuk ditonton, tapi tidak ada yang bertahan,” kata Simeone mengutip Goal.

Pernyataan pelatih asal Argentina langsung ditentang Rodri. Gelandang Manchester City itu dalam wawancara terpisah menyebut tim-tim Liga Inggris punya pertahanan kuat.

“Saya sedikit tidak setuju. Tidak semua tim bermain dengan cara sama, tapi melawan Manchester City banyak tim yang berusaha bertahan selama 90 menit,” ujar Rodri di Cadena SER.

“Tentu saja, hal ini tidak selalu terjadi dan untuk pertandingan lain akan ada lebih banyak ruang terbuka. Namun, ini adalah liga yang sulit dengan pertahanan yang kuat,” tegas Rodri lagi.

Adu argumen Rodri dan Diego Simeone menuai perhatian. Perdebatan pertahanan tim Liga Inggris memicu perbincangan lebih lanjut soal sifat taktik sepak bola yang terus berkembang serta keseimbangan menyerang dan soliditas pertahanan di Liga Inggris.