Bagikan:

JAKARTA - Zion Clark siap membuat sejarah di MMA. Dia bakal melakoni debut sebagai pegulat tanpa kaki pertama yang tampil di MMA.

Zion tidak memiliki kaki sejak lahir. Situasi itu dialaminya lantaran sindrom regresi kaudal, kelainan langka yang mengganggu perkembangan tubuh bagian bawah.

Menyandang status disabilitas sejak lahir tak menghentikan Clark meraih karir gemilang. Dia bahkan hingga mampu memecahkan Rekor Dunia Guinness.

Ia mencatatkan rekor untuk lompat kotak tertinggi dengan tangan dan push up berlian terbanyak dalam tiga menit.

Clark yang masih berusia 25 tahun juga punya rekor lain yaitu lari 20 meter tercepat dengan dua tangan. Selain daftar rekor itu, Clark juga berbakat dalam bela diri dan tampil untuk Kent State University.

Sebentar lagi Clark juga akan membuktikan diri mampu melewati batas yang diragukan banyak orang. Ia akan menjalani debut MMA akhir pekan ini melawan Eugene Murray pada ajang Gladiator Challenge di San Diego.

“Saya tidak luar biasa karena saya tidak memiliki kaki dan saya seorang atlet. Saya luar biasa karena saya memiliki dorongan dan saya hidup dengan mantra 'Tidak ada alasan' dan saya mendorong diri saya maju setiap hari,” ujar Zion Clark soal motivasi yang selalu mendorongnya melewati batas keraguan.

"Ini adalah awal dari karir profesional lain bagi saya dan saya di sini untuk merobek lehernya dan menampilkan pertunjukan untuk orang banyak,” lanjutnya, dikutip dari The Sun pada Kamis, 15 Desember.

Meski diragukan banyak orang, Clark punya peluang besar untuk menang atas Murray di debut MMAnya. Sebab sang lawan tercatat kalah dalam keempat pertarungan terakhir.

Teranyar dia kalah saat melawan Tommy Telles pada bulan Juli lalu.

Meski baru akan mulai debut MMA, Clark sudah memiliki mimpi untuk bergabung dengan UFC. Ia bahkan bertekad akan mengalahkan lawan di kandang, seperti yang dia lakukan di gelaran gulat meski lawannya adalah orang normal.

“Itu sama seperti gulat untuk saya. Saya hanya bergulat melawan orang yang berbadan sehat, dan saya mengalahkan orang yang berbadan sehat,” tutur Clark.

"Sekarang saya melawan orang yang sehat, dan saya akan mengalahkan orang yang sehat. Sesederhana itu. Saya seorang petarung,” pungkasnya.