Diejek Fans Usai Main Imbang Melawan Leeds, Pelatih Brighton, Graham Potter Merasa Tak Senang
Pelatih Brighton Albion, Graham Potter (Foto: brightonandhovealbion.com)

Bagikan:

JAKARTA - Pelatih Brighton Albion, Graham Potter mengaku kesal dengan kelakuan para suporter timnya. Hal itu ternyata terkait ejekan yang muncul pascalaga kontra Leeds.
 
Dalam pekan ke-13 Liga Inggris 2021, Brighton memang dijadwalkan menjamu Leeds di markas mereka, Stadion Falmer.  Sayangnya laga yang di gelar Minggu, 28 November itu harus berakhir dengan hasil kurang memuaskan.
 
Tampil di markas sendiri, Brighton malah gagal mencuri poin. Mereka hanya bisa menuntaskan laga kontra Leeds dengan skor imbang tanpa hasil, 0-0.
 
Gagal curi poin di kandang padahal sukses mendominasi laga, hal itu memantik kekesalan para penggemar. Usai laga terdengar cemooh yang dilontarkan penggemar Brighton pada klubnya.
 
Terkait hal itu, Potter memberikan tanggapannya. Meski mengaku kesal dan tak setuju dengan tindakan penggemar, tapi ia sadar bahwa itu adalah hak penggemar untuk menyampaikan kritik.
 
“Anda tidak dapat mengendalikan (kritik) itu, semua orang berhak atas pendapat mereka. Tapi saya sepenuhnya tidak setuju,” ungkap Potter mengomentari laga seperti dikutip dari laman klub.
 

 
Kendati sempat mengaku kesal dengan ulah penggemar, tapi sang pelatih tak terlalu ambil hati dengan itu. Ia justru memilih untuk memberikan apresiasi pada timnya.
 
Potter mengatakan meski hasil laga imbang 0-0 tapi ia sangat bangga dengan timnya. Hal itu karena para pemain berhasil membuat beberapa peluang meski menghadapi lawan yang tangguh.
 
“Anda punya Tariq Lamptey, Anda punya Jakub Moder. Pemain muda yang ada di luar sana melakukan yang terbaik, Robert Sanchez di gawang, pemain muda yang lain juga melakukan yang terbaik,” kata Potter.
 
“Marc Cucurella saya pikir fantastis, Leo Trossard fantastis. Mungkin saya butuh pelajaran sejarah,”
 
“Saya perlu memahami jika kami berada di sini karena sejauh yang saya lihat kami berada di urutan kedelapan di Liga Premier dan para pemain memberikan segalanya. Kami akan melanjutkan itu,” tandas Potter.”