Bagikan:

JAKARTA - Rencana penggarapan film biopik terbaru yang mengangkat kisah masa muda Billy Joel, bertajuk “Billy & Me”, langsung mendapat penolakan keras.

Proyek layar lebar yang disutradarai John Ottman itu dinilai tidak memiliki dasar hukum yang sah karena diproduksi tanpa izin resmi dari sang penyanyi maupun pemegang hak cipta karyanya.

Adapun film “Billy & Me” awalnya dirancang untuk mengeksplorasi perjalanan awal karier musisi berjuluk The Piano Man tersebut, sebelum ia meraih popularitas global pada dekade 1970-an.

Alur cerita film ini diangkat berdasarkan sudut pandang Irwin Mazur, manajer pertama Billy Joel yang menemukan bakat sang penyanyi pada tahun 1966 dan menemaninya hingga berhasil menembus kontrak rekaman besar dengan Columbia Records pada 1972.

Selain Mazur, pihak produksi juga melibatkan seorang drumer sekaligus sahabat masa kecil Joel, Jon Small, sebagai konsultan dan produser eksekutif.

Melalui perwakilan resminya, Billy Joel secara tegas menyatakan tidak akan terlibat dan melarang penggunaan katalog musik miliknya dalam bentuk apa pun untuk kepentingan film tersebut. Pihak Joel menegaskan bahwa teguran resmi sebenarnya telah dilayangkan kepada tim produksi sejak beberapa tahun lalu.

"Sejak tahun 2021, pihak-pihak yang terlibat telah diberitahu secara resmi bahwa mereka tidak memiliki hak atas kisah hidup Billy Joel dan tidak akan bisa mendapatkan hak cipta musik yang diperlukan untuk proyek ini," ujar perwakilan Billy Joel, dikutip Variety, Kamis, 21 Mei.

"Billy Joel tidak mengizinkan atau mendukung proyek ini dalam kapasitas apa pun, dan upaya apa pun untuk terus melanjutkannya adalah tindakan yang menyesatkan, baik secara hukum maupun profesional,” sambungnya.

Di sisi lain, produser Adam Ripp langsung memberikan pembelaan terkait polemik legalitas ini. Menurutnya, narasi “Billy & Me” tidak fokus pada biografi menyeluruh seorang Billy Joel, melainkan sebuah memoar yang murni bersumber dari pengalaman nyata Irwin Mazur dan Jon Small saat mereka masih aktif dalam grup band awal mereka, The Hassles dan Attila.

Ripp berargumen, pihaknya memiliki hak hukum yang sah untuk mengadaptasi kisah hidup Mazur dan Small ke layar lebar. Lagu-lagu yang akan ditampilkan pun diklaim sebatas lagu-lagu penutup yang pernah dibawakan oleh grup musik tersebut pada masanya, bukan lagu orisinal ciptaan Billy Joel.

"Proyek ini telah memperoleh hak eksklusif atas kisah hidup Irwin Mazur, begitu pula dengan hak kisah hidup Jon Small. Oleh karena itu, melabeli ‘Billy & Me’ sebagai proyek yang 'menyesatkan secara hukum dan profesional' tidak mencerminkan secara akurat esensi dari proyek ini maupun hak-hak hukum yang sah di balik produksinya," kata Adam Ripp.

Meski diterpa penolakan langsung dari Billy Joel, tim produksi dikabarkan masih terus berjalan dengan agenda pencarian pemeran. Proses syuting film “Billy & Me” sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada musim gugur mendatang, dengan mengambil lokasi di Winnipeg, Kanada, serta New York, Amerika Serikat.