JAKARTA - Nasib tragis harus dihadapi eks gitaris Turnstile, Brady Ebert. Setelah sempat mengejutkan publik dengan kabar penangkapannya pada April lalu, ia harus bersiap menghadapi ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup setelah status dakwaannya ditingkatkan menjadi percobaan pembunuhan tingkat pertama.
Berdasarkan laporan The Baltimore Banner, dewan juri Montgomery County secara resmi mendakwa Ebert pada Kamis, 30 April.
Dakwaan baru yang dihadapi sang gitaris jauh lebih berat dibandingkan sebelumnya, yakni percobaan pembunuhan tingkat kedua, dengan ancaman hukuman maksimal 30 tahun penjara.
Selain itu, ia juga dijerat dengan pasal penyerangan tingkat pertama dan dua dakwaan penyerangan tingkat kedua.
Adapun perkara hukum ini bermula dari perselisihan yang terjadi di kediaman William Yates, ayah dari vokalis Turnstile, Brendan Yates. Ebert dituduh sengaja menabrakkan mobilnya ke arah William hingga menyebabkan trauma fisik yang sangat parah.
BACA JUGA:
Saksi mata menyebutkan, sebelum kejadian, Ebert sempat memacu mobilnya ke depan rumah korban, membunyikan klakson dengan kasar, dan melontarkan makian sebelum akhirnya kembali dan menghantam William dengan kendaraannya.
Menanggapi tuduhan tersebut, Ebert bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah. Dalam pernyataannya di hadapan komisaris pengadilan distrik, ia mengklaim tindakan tersebut dilakukan karena terdesak.
"Ini murni pembelaan diri. Merekalah penyerangnya. Saya benar-benar diserang," ujar Ebert sebagaimana tertera dari catatan pengadilan, dikutip NME, Minggu, 3 Mei.
Ebert bahkan meyakini, rekaman CCTV di lokasi kejadian akan membersihkan namanya dan membuktikan bahwa narasi polisi selama ini keliru. Namun, hingga saat ini, ia tetap ditahan di Fasilitas Pemasyarakatan Montgomery County tanpa jaminan.
Turnstile sendiri secara implisit telah memberikan dukungan moral kepada William Yates. Dalam penampilan mereka di Coachella baru-baru ini, band rock itu memutar pesan video emosional dari William yang direkam sebelum insiden tersebut.
Langkah ini dipuji oleh penggemar sebagai cara yang elegan untuk menyikapi tragedi internal yang menimpa lingkaran terdekat mereka.
Adapun kehidupan Brady Ebert pasca-keluar dari Turnstile pada 2022 memang terlihat tidak stabil. Setelah sempat membentuk band baru yang diberi nama The S.E.T (The Self Evident Truth) pada 2025, ia justru didepak oleh rekan bandnya sendiri pada Februari lalu akibat komentar kontroversialnya terhadap Turnstile serta perilaku yang dianggap tidak selaras dengan komunitas mereka.