Bagikan:

JAKARTA - Di balik keputusan reuni Pussycat Dolls, terselip kontroversi mengenai absennya sejumlah anggota orisinal.

Salah satu personel awal Pussycat Dolls, Jessica Sutta, secara blak-blakan mengungkap alasan mengapa ia tidak dilibatkan dalam tur reuni, yang diklaim berkaitan erat dengan pilihan politiknya di Amerika Serikat.

Sutta secara terbuka menyatakan, keberpihakannya pada gerakan politik tertentu membuatnya tersisih. Penyanyi kelahiran Florida itu merasa manajemen dan personel lain memandang status politiknya sebagai beban bagi citra grup.

"Saya menyelaraskan diri dengan Bobby Kennedy, yang juga selaras dengan MAGA (Make America Great Again). Saya adalah seorang liabilitas," kata Jessica Sutta saat tampil dalam siniar The Maverick Approach.

Ia bahkan tidak segan-segan menyebut proyek reuni yang kini hanya menyisakan tiga personel tersebut sebagai upaya mencari keuntungan semata.

Reuni Pussycat Dolls sendiri hanya menampilkan Nicole Scherzinger, Kimberly Wyatt, dan Ashley Roberts.

Selain Sutta, Carmit Bachar juga mengaku tidak dihubungi mengenai proyek ini dan baru mengetahui rencana tersebut melalui pengumuman publik. Sementara, Melody Thornton tetap tidak terlibat sejak grup ini pertama kali bubar pada 2010.

Adapun perubahan pandangan politik Sutta dipicu oleh pengalaman pribadinya pascapandemi. Ia mengaku menderita cedera yang melumpuhkan, yang ia yakini sebagai dampak samping dari vaksin Covid-19.

Kondisi tersebut membawanya mendukung Robert F. Kennedy Jr. (RFK Jr.) dalam kampanye pemilihan presiden AS 2024. Meski menyadari adanya tekanan dari publik, Sutta memilih untuk tetap teguh pada prinsipnya.

"Orang-orang meneriaki saya, 'Kamu MAGA, kamu MAGA.' Ya, saya memang MAGA. Saya melipatgandakan keyakinan itu karena saya muak dengan orang-orang yang mengatur siapa diri saya seharusnya," tegas Sutta.

Melalui unggahan di media sosialnya, Sutta juga sempat memberikan pesan terakhir yang menohok bagi rekan-rekannya. Ia menyatakan bahwa seseorang tidak boleh tersandung oleh hal-hal yang sudah berada di belakang. "Semoga berhasil, para wanita," tutupnya.