Bagikan:

JAKARTA - Sheryl Sheinafia kembali meramaikan industri musik Tanah Air dengan merilis single teranyarnya yang berjudul Siapa Suruh Jatuh Cinta?.

Karya terbaru Sheryl ini menjadi sebuah catatan jujur mengenai dinamika perasaan manusia yang seringkali terjebak dalam zona pertemanan, hingga akhirnya bertransisi menjadi benih-benih asmara yang tak terduga.

Melalui lagu ini, Sheryl mencoba menangkap momen ketika logika seseorang mulai kalah telak oleh perasaan.

Narasi yang dibangun mencoba relevan dengan kehidupan kaum urban, di mana suatu hubungan yang awalnya hanya berbasis pada intensitas curhatan santai dan pertemuan biasa, lambat laun berubah menjadi keinginan untuk selalu bersama.

Sheryl menggambarkan transisi ini dengan gaya yang ringan namun tetap memiliki kedalaman makna.

“’Siapa Suruh Jatuh Cinta?’ adalah lagu buat kamu yang awalnya enggak pernah ada niat jatuh cinta, tapi tiba-tiba keterusan,” kata Sheryl dalam keterangannya, Rabu, 18 Februari.

“Mulainya dari hal-hal kecil yang kelihatannya chill, sampai akhirnya kok jadi lebih dari sekadar sahabat. Canggung, jujur, tapi juga bikin ketawa lebih lepas,” sambungnya.

Proses kreatif lagu ini melibatkan kolaborasi antara Sheryl sebagai penulis lagu dan Will Mara yang bertindak sebagai produser.

Sentuhan Will Mara memberikan nuansa yang segar, membuat lagu ini tetap nyaman didengarkan dalam berbagai suasana, baik saat sedang merasa melankolis maupun ketika sedang berbunga-bunga.

Secara teknis, lagu ini menonjolkan karakter vokal Sheryl yang khas dengan aransemen yang modern namun tetap minimalis.

Lebih jauh, Sheryl membawa misi untuk menormalkan ekspresi kasih sayang melalui karya ini. Ia ingin mengajak pendengarnya untuk tidak perlu merasa malu atau takut terlihat berlebihan saat menunjukkan perhatian kepada orang yang dicintai.

Menurutnya, jatuh cinta adalah proses alami yang seharusnya dirayakan dengan kegembiraan, bukan rasa cemas akan label "norak".

Adapun, "Siapa Suruh Jatuh Cinta?" sudah tersedia di berbagai platform musik digital. Lagu ini diharap menjadi lagu tema baru bagi mereka yang sedang terjebak dalam situasi manis antara logika dan hati yang mulai tidak sinkron.