Bagikan:

JAKARTA - Bintang K-pop, Rain, menyampaikan permintaan maaf setelah insiden yang melibatkan seorang penggemar tunarungu dalam konsernya di Taipei Arena, Taiwan, pada 17 Januari lalu.

Momen canggung itu terjadi di tengah gelaran tur “Still Raining: Encore”, saat Rain merasa salah satu penonton bersikap kurang antusias dan tidak ikut menari bersama ribuan penggemar lainnya.

Awalnya, suami dari Kim Tae-hee itu melihat seorang wanita yang lebih memilih merekam aksi panggungnya melalui ponsel ketimbang menikmati pertunjukan.

Rain kemudian bertanya dalam bahasa Korea—yang diterjemahkan oleh penerjemah ke bahasa Mandarin—mengapa penggemar tersebut tidak ikut menari.

Dalam rekaman video yang diunggah penggemar di media sosial Threads, ia terlihat hanya menunjuk ke arah telinganya sambil tersenyum tipis tanpa memberikan jawaban verbal, namun Rain terus mendesaknya untuk menunjukkan antusiasme lebih sebelum akhirnya melanjutkan pertunjukan.

Dua hari berselang, sang penggemar memberikan klarifikasi melalui media sosial dengan menandai akun resmi sang idola. Ia menjelaskan, dirinya memiliki permasalahan dalam mendengar.

Ia mengaku sempat salah mengartikan gestur Rain sebagai perintah untuk menyanyi lebih keras, padahal saat itu Rain sedang menunjukkan rasa tidak puas dengan menghentakkan kaki karena ia tidak menari. Penggemar tersebut merasa menyesal tidak menggunakan bahasa isyarat sejak awal agar Rain tidak menganggapnya sebagai penggemar yang tidak patuh.

Merespons curhatan emosional tersebut, Rain langsung menuliskan pesan permintaan maaf yang ditujukan kepada penggemarnya.

"Pertama-tama, saya benar-benar minta maaf karena tidak menyadari bahwa Anda tidak bisa mendengar. Saya kurang mempertimbangkan hal tersebut dan tidak memikirkan semuanya dengan matang," tulis Rain dalam unggahannya, dikutip NME, Senin, 26 Januari.

Pria dengan nama asli Jung Ji Hoon itu menambahkan, insiden ini menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati dalam setiap aspek pertunjukan di masa depan. Rain juga memuji ketulusan yang terpancar dari mata penggemar tersebut meski komunikasi verbal di antara mereka sempat terhambat.

Kasus yang menimpa Rain menambah daftar panjang musisi dunia yang terjebak dalam situasi serupa akibat kurangnya aksesibilitas atau pemahaman terhadap kondisi penonton.

Sebelumnya, Madonna sempat dikritik habis-habisan setelah menegur penonton yang duduk di Kia Forum, Los Angeles, sebelum menyadari bahwa orang tersebut menggunakan kursi roda. Robbie Williams pun pernah mengakui kesalahan serupa di masa lalu.

Fenomena ini memicu diskusi di kalangan promotor musik global mengenai pentingnya penyediaan fasilitas ramah disabilitas, seperti penerjemah bahasa isyarat di atas panggung, guna memastikan pengalaman konser yang inklusif bagi semua kalangan.