Bagikan:

JAKARTA - Para musisi kenamaan Tanah Air bersatu dalam sebuah penghormatan paling tulus bagi mendiang maestro gitar jazz fusion Indonesia, Donny Suhendra.

Melalui perilisan ulang album anumerta, “Origin”, dalam format piringan hitam, perayaan tersebut memuncak lewat konser tunggal bertajuk “A Special Concert Tribute to Donny Suhendra”.

Konser yang digelar di Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis, 19 November, menjadi aang spesial yang bukan sekadar panggung musik, melainkan monumen abadi atas dedikasi Donny pada industri musik Tanah Air sekaligus upaya nyata untuk membantu keluarganya.

Adapun, album “Origin” yang kini tersedia dalam format vinyl, kembali diluncurkan berkat kolaborasi antara label rekaman demajors dengan Indra Lesmana Dewa Budjana (ILDB).

Momen peluncuran piringan hitam ini disambut dengan konser tribute yang menjadi titik balik emosional. Inilah kali pertama karya-karya instrumental Donny dari album tersebut diperdengarkan secara langsung oleh para sahabatnya di atas panggung,

Pentas tersebut menjadi ajang berkumpulnya para musisi jazz terkemuka yang merupakan rekan seperjalanan Donny.

Indra Lesmana, Dewa Budjana, Tohpati, Barry Likumahuwa, Syaharani, Trie Utami, hingga Gerald Situmorang tampil membawakan melodi peninggalan sang legenda.

Kolaborasi ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan persahabatan yang melampaui kepergian Donny.

Inti dari perhelatan akbar ini sangat mulia: menghormati dan mengenang warisan artistik Donny Suhendra, yang dikenal sebagai salah satu pelopor jazz fusion Indonesia.

Lebih dari itu, seluruh dana yang terkumpul dari acara akan diserahkan sepenuhnya kepada keluarga almarhum.

Bagi para kolektor dan penggemar, piringan hitam “Origin” beserta CD dan t-shirt merchandise resmi juga telah tersedia dan dapat diperoleh melalui laman daring demajors, www.demajors.com.

Konser ini menegaskan bahwa musik Donny belum selesai bicara, ia terus beresonansi melalui karya dan kebaikan para sahabat.