Bagikan:

JAKARTA - The Temper Trap belum lama bangkit dari tidur panjang setelah melempar single Lucky Dimes. Pekan ini mereka siap kembali dengan single berikutnya berjudul Giving Up Air.

Band asal Australia tersebut mengumumkan lagu baru ini bakal mengudara mulai Kamis, 25 September mendatang. Mereka juga mengingatkan fans untuk pra-simpan lagu tersebut sudah bisa dilakukan saat ini.

Mendengar cuplikan tersebut, beberapa fans langsung teringat dengan sesuatu. Dan memang benar, Giving Up Air adalah versi baru dari lagu Disarm yang sebelumnya dirilis di project solo Dougy bernama Bloodmoon.

Lagu tersebut punya vibe yang spesial, dan sempat dimasukkan menjadi soundtrack game FIFA 22 lalu. Lantas, apa bedanya lagu ini di 2025 dari versi aslinya?

"Lagu kami berikutnya adalah Giving Up Air. Ini adalah lagu yang sangat personal buatku, tentang momen yang mengubah hidup, rasa sakit kehilangan seseorang secara tragis. Sebagian dari kalian mungkin sudah mendengarnya, karena lagu ini dibuat untuk project soloku," kata Dougy Mandagi, vokalis The Temper Trap di Instagram beberapa waktu lalu.

Proses menjadikan lagu ini menjadi versi baru adalah pengalaman yang menarik bagi mereka. Terasa mengalir, lagu ini jadi punya bentuk yang baru.

"Aku dan teman-teman bandku berkumpul dan memainkannya beberapa kali di studio. Terasa nyaman, dan sepertinya lagu itu akhirnya menemukan rumah sebenarnya. Jadi kami melepasnya sebagai single The Temper Trap sekarang," tambahnya.

Dougy tak lupa berterima kasih kepada penggemar yang masih setia mendukung meski mereka tak selalu ada. 

"Terima kasih atas support kalian sejauh ini, artinya sangat besar buat kami. Itu juga menjadi pengingat alasan kami membuat musik," tandasnya.