Bagikan:

JAKARTA - Ari Bias menanggapi pernyataanç Agnez Mo yang merasa dirinya menjadi tumbal atas permasalahan hak cipta, khususnya royalti musik, yang ada di Indonesia saat ini.

Adapun, Agnez membuat pernyataan tersebut saat tampil sebagai tamu di podcast Close The Door yang dipandu Deddy Corbuzier.

“Mungkin ada yang mau menjual platformnya atau sesuatu – ini masih perkiraan, nggak tahu – tapi ya jangan gue ditumbalin lah, hanya karena agenda kalian," kata Agnez.

"Gua agak sedihnya bukan karena mereka pengin memperjuangkan hak mereka, kalau itu gua setuju. Tapi jangan menggunakan nama gua agar agenda lu dilihat orang," lanjutnya.

Menanggapi Agnez, Ari Bias merasa harus memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia merasa jalur hukum yang ditempuh adalah langkah yang benar.

“Kiita tidak pernah menumbalkan orang. Dan ini kita udah melalui proses hukum yang benar di pengadilan. tidak ada rekayasa, apa adanya aja,” kata Ari kepada awak media di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Februari.

“Kita serahkan bukti dan akhirnya seperti ini. Dan lagu saya bukan cuma dinyanyikan Agnez aja, banyak artis yang menyanyikan lagu saya, hits semua,” sambungnya.

Ari melanjutkan, dirinya sudah menghubungi para penyanyi yang membawakan lagu ciptaannya, namun tidak adanya respon dari pihak Agnez membuatnya harus mengambil langkah hukum.

“Waktu saya menyurati AM, manajemennya, saya juga menyurati (penyanyi) yang lain. Nah, kenapa yang lain kok aman, nggak ada kasus seperti ini? Kalian silahkan menilai sendiri,” tandasnya.