Bagikan:

JAKARTA - Duo asal Jakarta, Daun Jatuh, yang digawangi Timothy dan Verrel, mengawali tahun 2025 dengan memperkenalkan extended play (EP) atau album mini terbaru yang bertajuk “Kini & Sampai Kapanpun”.

EP ini berisi enam lagu yang membawa pesan utama untuk lebih hadir dalam setiap detik kehidupan dan menikmati momen saat ini sambil terus berharap dan berbagi kebahagiaan.

Terdapat enam lagu yang menjadi materi EP ini, dimana salah satunya berjudul “Tuk Singgah”, yang sudah dirilis pada November lalu lewat kolaborasi dengan Prilly Latuconsina. Sementara lima lagu lain adalah “Kini”, “Gelasmu Terisi”, “Untuk Selalu Senang”, “Semoga Masih Ada Waktu”, dan “Sampai Kapanpun”.

Dalam proses kreatifnya, Timothy dan Verrel menggali inspirasi dari memori-memori sederhana yang bermakna dari pengalaman mereka sendiri. Seperti salah satunya, “Untuk Selalu Senang”, sebagai fokus track, merefleksikan perspektif baru tentang kebahagiaan dalam hidup.

“Banyak perubahan yang terjadi pada kami, termasuk cara kami memandang musik,” kata Timothy dalam siaran pers yang diterima VOI, Jumat, 17 Januari.

“Baru-baru ini, kami tersadar bahwa apa yang kami kejar selama ini ternyata bukanlah hal yang benar-benar kami senangi. Sederhananya, kami merasa bahwa kami tidak begitu bahagia jika meja kami dipenuhi dengan kristal-kristal yang gemerlap. Kami justru lebih senang jika meja makan kami diisi dengan buah-buahan dan sayuran segar yang kami petik langsung dari kebun di belakang rumah,” sambungnya.

Melalui EP ini, Daun Jatuh belajar menghargai hal-hal kecil yang memberikan kebahagiaan sejati. Mereka menyadari bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang pencapaian besar, namun juga tentang perayaan momen-momen sederhana yang sering terlewatkan.

“Bagi kami, EP ini adalah bentuk penghormatan kepada waktu—yang mengajarkan untuk tidak hanya menjalani hidup, tetapi juga benar-benar merasakannya,” ujar Verrel.

“EP ini adalah pengingat bahwa setiap detik punya keindahan yang layak dirayakan,” imbuhnya.

Adapun, pengerjaan EP berlangsung selama enam bulan, lewat kerja sama dengan beberapa pihak, antara lain Vinson Vivaldi sebagai produser, Kamga Mo dan Oendari sebagai vocal director, mixing oleh Ivan Gojaya, dan mastering oleh Dimas Pradipta.

Selain itu, visual dalam EP “Kini & Sampai Kapanpun” turut diperkaya dengan kontribusi Hamparan Hijau dalam pembuatan visualizer.

Lebih lanjut, Timothy dan Verrel melihat EP kali ini cocok untuk menemani momen-momen reflektif para pendengar, seperti saat berjalan sendiri, menyeduh kopi di pagi hari, atau menikmati senja setelah hari yang panjang. Lagu-lagu di dalamnya juga cocok menemani perjalanan, baik secara fisik maupun emosional, bagi mereka yang mencari pemahaman hidup atau ketenangan di tengah kesibukan.

Untuk apa yang akan dilakukan ke depan, Daun Jatuh sedang mengerjakan karya-karya baru tanpa tekanan untuk mengikuti format rilis tertentu. Mereka ingin lebih mengikuti alur kehidupan dan tetap hadir seperti pesan dalam EP ini.