Bagikan:

JAKARTA - Ify Alyssa memulai karier musik profesionalnya s²ebagai penyanyi lewat grup Blink di tahun 2011. Setelah enam tahun, ia memulai karier solo sebagai musisi independen.

Setelah lebih dari satu dekade di industri musik Tanah Air, penyanyi-penulis lagu 28 tahun itu melihat adanya perbedaan mendasar antara menjadi member Blink dengan bersolo karier.

“Yang dulu rasanya kalau di Blink tuh karena belum bikin lagu sendiri, ibaratnya kaya tinggal nyanyi aja gitu. Jadi, sebenarnya kaya ada mimpi-mimpi aku yang masih tertunda, yaudah aku realisasikan ketika aku bersolo karier,” kata Ify saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Januari.

Soal kenyamanan dalam bermusik, kata Ify, pilihannya adalah menjadi member Blink. Namun, ia merasa lebih puas ketika bersolo karier, terlebih dijalankan secara independen.

“Kalau bicara nyaman ya pasti enakan yang dulu dong, tinggal nyanyi aja. Tapi kalau dengan struggle dan bikin lagu sendiri, ini benar-benar apa yang aku mau. Jadi, rasanya kalau bicara lebih puas ya lebih puas sekarang pastinya,” katanya.

Sejak tidak lagi menjadi member Blink di tahun 2017, Ify bahkan merasa nyaman menjalani kariernya tanpa label. Meski harus menghadapi tantangan lebih besar, ia merasa karya yang dihasilkan sejauh ini sesuai dengan harapan.

“Suka dukanya, kalau independen ya apa-apa harus usaha sendiri. Kalau dulu kan aku under label, ibaratnya disuapin aja. Nah, untuk solo karier tuh apa-apa aku harus merancang sendiri, aku benar-benar harus tau apa yang aku mau,” katanya.

“Tapi lebih senang sih dengan hasilnya, karena nggak ada yg ngatur-ngatur kan. Jadi yaudah, alhamdulillah sampai sekarang baik-baik aja,” imbuhnya.

Dengan segala mimpi dan idealismenya dalam bermusik, Ify merasa jalur independen adalah yang terbaik untuknya.

“Bisa sih kaya tinggal gabung label, cuma kayanya itu bukan apa yang aku mau. Jadi, aku, dengan segala struggle-nya, yaudah hadapi aja,” pungkasnya.