JAKARTA - Triumph memperluas portofolio motor kelas menengahnya dengan menghadirkan Tracker 400 di Inggris. Model ini menambah pilihan di segmen motor 400 cc entry level, dengan pendekatan desain minimalis yang terinspirasi dari motor balap flat-track Amerika.
Pemesanan Triumph Tracker 400 di Inggris telah dibuka dengan uang muka sebesar 250 poundsterling, atau sekitar Rp5 jutaan Kehadiran model ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan motor bergaya klasik balap, namun tetap nyaman digunakan di jalan raya.
Secara desain, Tracker 400 mengadopsi ciri khas motor flat track, mulai dari lampu depan bulat, jok datar satu bagian, setang lebar dan rendah, hingga bodi yang dibuat ringkas. Knalpot dibuat sedikit menanjak ke atas, sementara panel samping menampilkan emblem “400” dengan gaya tracker.

Tangki bahan bakar mengusung desain klasik dengan tulisan TRACKER. Triumph menawarkan Tracker 400 dalam tiga pilihan warna, yakni Aluminium Silver, Racing Yellow, dan Phantom Black.
BACA JUGA:
Posisi berkendara dirancang tegak dan dominan, sesuai karakter motor bergaya tracker. Dari sisi teknis, Triumph Tracker 400 mengandalkan mesin seri TR berkapasitas 398 cc, silinder tunggal, berpendingin cairan, DOHC, dengan empat katup per silinder.
Mesin ini menghasilkan tenaga 42 PS dan torsi 37,5 Nm, dipadukan dengan transmisi enam percepatan serta kopling slip dan assist. Spesifikasinya serupa dengan Thruxton 400, namun dengan karakter putaran mesin yang lebih agresif untuk respons berkendara yang lebih tajam.

Fitur keselamatan dan teknologi juga cukup lengkap, motor ini dibekali kontrol traksi yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan, ABS dual-channel, kopling bantu torsi, serta sistem pencahayaan full LED. Sebagaimana dilansir dari Rushlane, Rabu, 17 Desember.
Rangka yang digunakan adalah rangka baja tubular hybrid dengan subframe belakang yang dibaut. Sistem suspensi depan menggunakan garpu USD big piston 43 mm dengan travel 140 mm, sementara bagian belakang mengandalkan monoshock dengan travel 130 mm.
Tracker 400 memakai pelek 17 inci di depan dan belakang, dengan ban berukuran 110/70 di depan dan 150/60 di belakang. Untuk pengereman, Triumph menyematkan cakram depan 300 mm dan cakram belakang 230 mm.
Panel instrumen mengombinasikan speedometer analog dengan layar LCD multifungsi. Tinggi jok berada di angka 805 mm, berat basah 173 kg, serta kapasitas tangki bahan bakar 13 liter. Konsumsi BBM diklaim sekitar 28 Km per liter.
Motor 400 cc Triumph selama ini cukup diminati di segmen 350 cc hingga 450 cc. Tracker 400 diproduksi di India dan diekspor ke Inggris, namun hingga kini belum ada kepastian apakah model ini akan diluncurkan di pasar lain dengan mesin 400 cc.