JAKARTA – Smart kembali menghidupkan DNA mobil kota mungil yang dulu membesarkan namanya lewat penerus Fortwo. Dalam ajang “Change of Perspectives” di Beijing, brand ini memperkenalkan Concept #2, yang menjadi gambaran kuat model produksi mobil listrik kompak yang dijadwalkan meluncur pada akhir tahun ini.
Dilansir dari Carscoops, Kamis, 23 April, mobil ini merupakan hasil rancangan Mercedes-Benz dan tampil sebagai evolusi modern dari EQ Fortwo yang dihentikan produksinya pada 2024. Secara desain, Concept #2 mempertahankan karakter dua pintu dengan kap depan sangat pendek serta roda besar di setiap sudut bodi.
Tampilan eksteriornya dipertegas lampu depan LED berdesain tajam dan garis bodi yang bersih serta minimalis. Sejumlah elemen futuristik turut disematkan, mulai dari velg dengan penutup aerodinamis transparan yang dipadukan ban berwarna terang, lampu DRL bertuliskan #2, hingga penggunaan tali kulit sebagai pengganti gagang pintu.
Bagian depan dihiasi gril bergaya koper mewah, sementara di belakang terdapat layar matriks kecil yang bisa menampilkan pesan tertentu. Namun, sebagian detail tersebut diperkirakan akan disederhanakan saat masuk versi produksi, termasuk aksen atap berlapis warna emas mengilap.
BACA JUGA:

Dari sisi dimensi, Concept #2 memiliki panjang 2.792 mm, menjadikannya model dua pintu terbesar yang pernah dibuat Smart. Ukurannya lebih panjang dibanding generasi pertama maupun versi terakhir EQ Fortwo.
Meski begitu, mobil ini tetap masuk kategori kendaraan terkecil di segmen A Eropa. Panjangnya bahkan jauh lebih ringkas dibanding Fiat 500e dan Renault Twingo E-Tech, serta lebih mendekati kendaraan ringan seperti Citroen Ami dan Fiat Topolino.
Di balik bodinya, mobil ini mengusung platform Electric Compact Architecture (ECA) yang dikembangkan secara mandiri. Mengingat Smart merupakan perusahaan patungan antara Mercedes dan Geely, besar kemungkinan teknologi yang digunakan turut memanfaatkan basis dari produsen otomotif asal China tersebut.
Untuk jantung pacu, Concept #2 hanya akan tersedia dalam versi listrik penuh, mengikuti jejak model #1 dan #3. Hal ini berbeda dengan lini #5 dan #6 yang juga menawarkan varian plug-in hybrid. Meski spesifikasi lengkap belum diungkap, Smart menargetkan jarak tempuh sekitar 186 mil atau 300 km, meningkat signifikan dibanding EQ Fortwo yang hanya mampu menempuh sekitar 135 km.
Pengisian daya baterai dari 10 hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 20 menit, serta sudah mendukung fitur Vehicle-to-Load (V2L). Konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) kemungkinan tetap dipertahankan seperti pendahulunya.
Detail interior memang belum diperlihatkan, namun penggunaan platform khusus kendaraan listrik memungkinkan hadirnya kabin dua penumpang yang lebih lega dan terasa lebih premium dibanding generasi sebelumnya.
Smart memastikan versi produksi dari #2 akan tampil perdana di Paris Motor Show pada Oktober mendatang sebelum resmi dipasarkan. Model ini diproyeksikan menyasar pasar Eropa dan Inggris sebagai target utama, meski peluang ekspansi ke wilayah lain di dunia tetap terbuka.