Bagikan:

JAKARTA - Samsung SDI menandatangani kontrak multi-tahun dengan Mercedes-Benz untuk memasok baterai kendaraan listrik atau EV bagi produsen mobil asal Jerman itu. Yonhap yang dikutip Selasa, 21 April melaporkan, ini menjadi kontrak pasokan baterai mobil listrik pertama antara kedua perusahaan.

Perjanjian tersebut diteken dalam seremoni di Seoul yang dihadiri CEO Samsung SDI Choi Joo-sun dan Chairman sekaligus CEO Mercedes-Benz Ola Kallenius, bersama jajaran eksekutif dari kedua pihak.

Dalam kesepakatan itu, Samsung SDI akan memasok baterai berperforma tinggi untuk kendaraan listrik generasi berikutnya milik Mercedes-Benz. Baterai yang digunakan berbasis nikel-kobalt-mangan atau NCM. Jenis ini disebut memiliki kepadatan energi tinggi, sehingga bisa mendukung jarak tempuh lebih jauh, usia pakai lebih panjang, dan keluaran daya yang kuat. Paket baterainya juga dilengkapi teknologi keselamatan milik Samsung SDI.

Mercedes-Benz berencana memakai baterai tersebut pada SUV listrik kompak dan menengah, serta model coupe listrik yang akan datang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk membidik pasar kendaraan listrik generasi berikutnya.

Kerja sama kedua perusahaan tidak berhenti pada pasokan baterai. Samsung SDI dan Mercedes-Benz juga sepakat memperluas kolaborasi ke bidang mobilitas masa depan, termasuk pengembangan bersama teknologi baterai generasi berikutnya.

Seorang pejabat Samsung SDI mengatakan kemitraan ini menyatukan inovasi dari kedua perusahaan. Menurutnya, kontrak tersebut penting bagi Samsung SDI karena memperkuat posisinya di pasar global baterai kendaraan listrik.

Kerja sama ini menunjukkan persaingan mobil listrik kini juga ditentukan oleh pemasok baterai, bukan hanya merek mobilnya.