Bagikan:

JAKARTA – Hyundai mengambil langkah berani terhadap Kona EV untuk model tahun 2026. Mobil listrik kompak terjangkau andalannya itu kini hanya tersedia dalam satu trim saja, SE, dengan baterai Standard Range berkapasitas 48,6 kWh.

Dengan keputusan ini, konsumen tak lagi bisa memilih varian long-range maupun trim premium seperti SEL, N Line, atau Limited. Keputusan tersebut dinilai sebagai strategi Hyundai untuk menekan biaya sekaligus menjaga keberlangsungan Kona EV di tengah persaingan ketat pasar mobil listrik global.

Dari sisi performa, Kona EV 2026 mengusung motor listrik dengan tenaga 133 hp dan torsi 188 lb-ft, yang mampu menempuh jarak sekitar 322 km sekali isi daya berdasarkan estimasi EPA. Fitur pengisian cepat juga tetap tersedia, dengan kapasitas hingga 100 kW.

Dilansir dari Insideevs, Kamis, 2 Oktober, waktu pengisian dari 10 ke 80 persen diperkirakan memakan waktu sekitar 43 menit. Hyundai tak melupakan fitur pendukung kenyamanan. Teknologi Vehicle-to-Load (V2L) kini hadir sebagai standar, meski pengguna tetap membutuhkan adaptor tambahan.

Selain itu, bagian konsol tengah turut didesain ulang dengan ruang penyimpanan lebih luas. Meski begitu, masa depan Kona EV masih penuh tantangan.

Kehadirannya akan bersaing ketat dengan Nissan Leaf dan Chevrolet Bolt EV yang menawarkan harga lebih bersahabat dengan jarak tempuh lebih jauh. Harga resmi Kona EV 2026 memang belum diumumkan, namun jika masih berkisar USD 34.470, atau sekitar Rp565 juta, Hyundai harus memutar otak agar produk ini tetap diminati.