JAKARTA - Ada pencapaian terbaru dari Chevrolet di mana varian termurah dari truk pikap listrik kabin ganda andalannya, Silverado EV Work Truck (WT) 2025, baru saja mencatatkan rekor jarak tempuh yang luar biasa dalam pengujian independen yang dilakukan oleh Edmunds, situs online otomotif terkemuka Amerika Serikat (AS).
Dilengkapi dengan paket baterai "Max Range", Silverado EV WT berhasil menempuh 539 mil (sekitar 867 kilometer) dengan sekali pengisian daya. Angka ini melampaui estimasi EPA (Badan Perlindungan Lingkungan AS) sebesar 492 mil (792 km), dan yang lebih mengesankan, mengungguli semua kendaraan listrik lain yang pernah diuji oleh Edmunds di AS sebelumnya.
Pencapaian ini secara signifikan melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh GMC Sierra EV Denali, yang hanya beberapa waktu lalu berhasil menggeser Lucid Air dari puncak daftar pengujian jarak tempuh EV Edmunds. Chevrolet tampaknya hadir untuk membuktikan bahwa performa jarak tempuh yang superior tidak harus datang dengan banderol harga yang tinggi.
Metodologi Pengujian yang Realistis
Melansir laman Edmunds, Selasa, 6 Mei, pengujian jarak tempuh disebut dilakukan dengan simulasi kondisi berkendara sehari-hari, dengan komposisi 60 persen rute perkotaan dan 40 persen jalan bebas hambatan, serta kecepatan rata-rata 40 mph (sekitar 64 km/jam). Pengujian dimulai dari markas Edmunds dengan baterai penuh dan berakhir dengan sisa indikator jarak tempuh 7 mil, dilakukan dalam kondisi cuaca cerah dengan suhu 64 derajat Fahrenheit (sekitar 18 derajat Celsius).
Meskipun mencatatkan jarak tempuh yang fenomenal, laporan pengujian juga menyoroti bahwa efisiensi energi Silverado EV WT masih perlu ditingkatkan. Dengan konsumsi energi sebesar 45.3 kWh per 100 mil, truk ini memang lebih efisien dibandingkan rival sekelasnya seperti Rivian R1T dan Ford F-150 Lightning, serta varian Silverado dan Sierra EV yang diuji sebelumnya.
Jarak tempuh yang jauh dari Silverado EV WT lebih disebabkan oleh kapasitas baterainya yang masif, yaitu 205 kWh. Sayang sekali jika pengguna memilih pengisian daya dengan pengisi daya Level 2 maka butuh waktu yang sangat lama, mencapai hampir 40 jam.
SEE ALSO:
Performa di Lintasan Uji
Selain pengujian jarak tempuh, Silverado EV WT juga diuji di lintasan Edmunds. Sebagai varian "Work Truck" yang lebih fokus pada fungsionalitas, mobil ini tidak dilengkapi dengan mode berkendara sporty seperti pada Silverado RST dan Sierra EV Denali. Hasilnya, akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) tercatat 5.8 detik, lebih lambat sekitar 1.5 detik dibandingkan kedua saudaranya. Performa pengereman juga dinilai kurang optimal, dengan jarak pengereman yang lebih panjang. Hal ini diduga disebabkan oleh penggunaan ban yang dioptimalkan untuk efisiensi jarak tempuh.
Bobot Berat, Fitur Sederhana
Salah satu faktor kunci yang berkontribusi pada jarak tempuh yang lebih baik pada Silverado EV WT adalah bobotnya yang lebih ringan dibandingkan varian RST dan Denali. Kedua varian kelas atas tersebut bahkan melebihi kapasitas timbangan Edmunds karena banyaknya fitur mewah seperti jok kulit, layar besar, pele 24 inci, dan "Midgate" yang dapat dilipat. Silverado EV WT, sebagai model tanpa embel-embel, berhasil ditimbang dengan bobot 8.466 pound (sekitar 3.840 kg). Meskipun demikian, bobot ini masih tergolong berat, setidaknya 1.500 pound lebih berat dari para pesaingnya seperti Ford F-150 Lightning, Rivian R1T, dan Tesla Cybertruck.