Bagikan:

JAKARTA - Kia EV5 telah mencuri perhatian banyak pihak setelah diperkenalkan untuk pertama kalinya pada akhir 2023 lalu. Selain desainnya yang futuristis, mobil ini memiliki teknologi dan jarak tempuh yang tidak kalah canggih dibandingkan saudaranya seperti EV6 dan EV9.

Dengan berbagai hal yang ditawarkan, mobil ini akan hadir ke beberapa pasar termasuk Kanada. Tetapi, kemungkinan SUV tersebut tidak akan tersedia di negara Amerika Utara lainnya, seperti Amerika Serikat (AS).

Melansir dari InsideEVs, Senin, 3 Februari, Kia belum memiliki rencana untuk meluncurkan EV5 ke pasar negeri paman Sam dengan tidak menjelaskan rinciannya.

Perlu diketahui, Kia EV5 akan diproduksi di dua pabrik yakni Yancheng, China dan Jurong, Singapura. Ada kemungkinan mobil satu ini belum berencana masuk ke pasar AS karena adanya tarif impor pada EV dari China.

Tetapi, pemerintah Kanada menerapkan regulasi yang sama seperti AS mengenai tarif impor 100 persen untuk mobil produksi China. Selain itu, belum diketahui pasti apakah EV5 untuk pasar Kanada merupakan produksi negeri tirai bambu atau Singapura.

Selain itu, harga untuk mobil ini belum juga masih disembunyikan. Kia Canada mengatakan EV5 akan menjadi cara yang terjangkau untuk membuat masyarakat Kanada memiliki kepemilikan EV.

Meskipun demikian, Kia pastikan EV5 di Kanada telah mengusung sistem Port NACS seperti yang ada pada model Tesla untuk mempermudah akses pengisian daya di negara tersebut. Selain itu, SUV menengah ini akan debut di negara ber-ibu kota Montreal ini pada Canadian International Auto Show 2025 yang dimulai pada 14 Februari mendatang.

Kia EV5 merupakan kendaraan listrik ketiga dalam lini produk Kia dan dibangun di atas platform khusus EV, E-GMP.

Di pasar luar, mobil satu ini dilengkapi dengan baterai 64 kWh yang sanggup berjalan hingga 530 km dalam sekali pengisian penuh, kemudian 88 kWh untuk jangkauan 720 km pada varian RWD dan 650 km untuk pilihan AWD.