JAKARTA - Nicki Minaj muncul mengejutkan di Starbase, fasilitas SpaceX di Texas, Kamis. Rapper itu memuji Elon Musk hanya beberapa menit sebelum peluncuran roket Starship batal sesuai jadwal karena masalah teknis.
Dikutip dari HuffPost, Selasa, 26 Mei, Minaj memberi wawancara singkat kepada staf SpaceX. Ia menyebut agenda itu sebagai momen “bersejarah” dan mengenakan kaus bertuliskan Starship. Tulisan itu merujuk pada roket SpaceX, sekaligus mengingatkan pada lagu hit Minaj pada 2012, Starships.
“Ini momen besar, kalian,” kata Minaj.
Ia juga memberi pujian langsung kepada Musk.
“Terima kasih atas semua yang Anda lakukan untuk kemanusiaan,” ujarnya.
Saat wawancara berlangsung, peluncuran Starship tinggal enam menit lagi. Namun, peluncuran ditunda setidaknya hingga Jumat malam. Musk menyebut penyebabnya sebagai masalah pada pin hidrolik dalam unggahan di X.
Meski peluncuran batal sesuai jadwal, Minaj dan Musk tetap saling berbalas sapaan di X. Minaj menyebut Starbase sebagai “tempat yang ajaib”.
BACA JUGA:
Kemunculan Minaj di acara SpaceX tidak diumumkan sebelumnya. Namun, HuffPost menulis kedekatannya dengan Musk sejalan dengan perubahan sikap politik Minaj belakangan ini.
Musk, yang pernah menjadi penasihat senior Presiden Donald Trump, sempat memimpin Department of Government Efficiency atau DOGE, unit efisiensi pemerintahan. Lembaga itu menuai kontroversi karena terkait PHK massal dan pengurangan staf sebelum Musk meninggalkan pemerintahan pada Mei tahun lalu.
Musk juga sempat berseteru terbuka dengan Trump. Namun, ia disebut kembali dekat dengan presiden dan memberi sumbangan besar kepada kandidat Republik menjelang pemilu sela.
Minaj sendiri dalam beberapa bulan terakhir makin terbuka mendukung Trump dan agenda MAGA, gerakan politik pendukung Trump yang mengusung slogan “Make America Great Again”. Ia bahkan pernah menyebut dirinya sebagai “penggemar nomor satu” Trump.
Kepada majalah Time, Minaj mengatakan sebenarnya sudah lama mendukung Trump, tetapi tidak berani menunjukkannya secara terbuka karena khawatir mendapat reaksi keras dari industri musik.
“Di industri musik, sudah tertanam di benak semua orang bahwa kami seharusnya menjadi keluarga Demokrat,” kata Minaj. “Saya hanya tahu mereka tidak akan suka saya mendukung Trump.”