Bagikan:

JAKARTA - Libur sekolah sering dimanfaatkan keluarga untuk mencari destinasi wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif bagi anak-anak.

Di tengah tren liburan keluarga yang semakin beragam, wisata akuarium kini mulai menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan pengalaman melihat kehidupan bawah laut secara interaktif tanpa harus pergi jauh ke laut terbuka.

Selain menghadirkan hiburan, wisata akuarium juga dinilai cocok untuk anak-anak karena dapat mengenalkan berbagai jenis biota laut sekaligus memberi pengalaman belajar yang menyenangkan selama masa liburan.

Kementerian Pariwisata pun turut mendorong wisata akuarium sebagai salah satu destinasi yang direkomendasikan untuk mengisi momen libur sekolah tahun ini.

“Wisata bahari merupakan salah satu wisata yang saat ini gencar dipromosikan oleh Kementerian Pariwisata selain wisata gastronomi, kebugaran (wellness), wastra dan lainnya,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, 21 Mei.

Menurut Made, promosi wisata bahari termasuk wisata akuarium telah dilakukan dalam ajang BBWI Travel Fair x BINA Cerita Liburan Sekolah 2026 yang berlangsung di Tunjungan Plaza Surabaya pada 15-17 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah atraksi wisata bahari turut diperkenalkan kepada masyarakat, termasuk Jakarta Aquarium dan Banyuwangi Diving School yang disebut cukup banyak menarik perhatian pengunjung.

Kementerian Pariwisata juga terus memperluas akses informasi wisata melalui teknologi digital. Sejak November 2025, Kemenpar menghadirkan fitur AI capability bernama “MaiA” di situs resmi Indonesia.travel untuk membantu wisatawan mencari informasi seputar destinasi dan atraksi wisata, termasuk wisata akuarium dan bahari.

Sebelumnya, platform perjalanan Klook juga mengungkapkan bahwa wisata akuarium menjadi salah satu pengalaman yang paling diminati wisatawan asing saat berkunjung ke Indonesia.

Selain mengunjungi akuarium, wisatawan juga tertarik mencoba pengalaman seperti tur kapal yacht, katamaran, wisata kebugaran, hingga aktivitas luar ruang seperti bersepeda dan paragliding.

“Indonesia memiliki pengalaman yang luar biasa dan beragam, dan ada sebuah arti untuk hal (berbagai pengalaman) ini,” kata General Manager Klook untuk Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Thailand Sarah Wan.

Menurut data internal Klook, minat wisatawan terhadap atraksi wisata berbasis pengalaman terus mengalami pertumbuhan. Tidak hanya destinasi populer, wisatawan kini juga mulai tertarik menjelajahi kawasan baru di luar kota wisata utama.

Beberapa destinasi yang disebut mulai banyak diminati antara lain Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Gili dan Lombok di Nusa Tenggara Barat, hingga Gunung Bromo di Jawa Timur.

Sarah menilai tren tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan akses wisata yang lebih praktis dan terintegrasi bagi wisatawan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan liburan keluarga yang nyaman dan edukatif, wisata akuarium pun dinilai dapat menjadi alternatif menarik untuk mengisi waktu libur sekolah, terutama bagi keluarga yang ingin menikmati pengalaman rekreasi sekaligus belajar tentang dunia laut.