Bagikan:

JAKARTA - Erin Anthony kembali mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap mantan ART-nya, Herawati yang dianggap telah melanggar privasi anak-anaknya. Herawati kedapatan mengunggah foto-foto putra Erin, Dio dan Kenzy, ke media sosial tanpa izin dengan narasi atau caption yang dianggap tidak pantas.

"Dia foto tanpa izin dari anaknya Ibu Erin. Di sini tertulis 'Aduh manis pol ayang Kenzy nemu foto tahun 2022'. Saudari mantan ART ini telah meng-upload foto keluarga tanpa izin tuan rumah dan ini bisa masuk unsur ITE," papar tim hukum Erin, Adlina Amalia di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Mei.

Erin menjelaskan bahwa salah satu anaknya, Dio, sebenarnya adalah sosok yang sangat tertutup dan tidak menyukai kamera. Namun, Herawati justru mengambil foto Dio secara diam-diam melalui jendela dan mengunggahnya ke media sosial.

"Anak saya yang nomor satu itu anti kamera. Dia (Herawati) tahu kan Dio nggak suka sama kamera, tapi kenapa dia foto foto diem-diem lewat jendela di belakang? Terus dia posting di Facebook-nya. Berarti sudah ada pelanggaran privasi," kata Erin.

Bahkan yang membuat Erin lebih geram adalah saat Herawati mengunggah narasi mengenai keseharian anak anaknya di dalam rumah yang bersifat sangat pribadi dan memalukan jika diketahui publik.

"Caption-nya memalukan sekali. Dia bilang 'Anaknya Pak Haji Andre masya Allah cakep-cakep banget, mana kalau di rumah pakai celana dalem, kaos oblong doang'. Ini konten cuma pakai celana dalem dan kolor oblong di rumah, pantes nggak seorang ART seperti itu? Itu privasi kita," tegas Erin.

Erin menceritakan bahwa anak-anaknya sangat marah saat mengetahui hal tersebut. Terutama Dio yang merasa hak haknya sebagai individu di dalam rumah sendiri telah dilanggar untuk kepentingan konten media sosial.

"Anak saya marah, 'Oh my god ini privasi aku lho'. Mengenai anak-anak, sangat marah banget apalagi Dio. Mereka sabar mohon maaf nih gara-gara ada kasus seperti ini kalian jadi ditanya-tanyain sama temen kakek nenek. Dio sendiri marah pada saat itu," ceritanya.

Adlina Amalia menambahkan bahwa tindakan H tidak bisa dianggap remeh karena bersifat berkelanjutan. Menurutnya, posisi ART seharusnya menjaga aib majikan, bukan malah menyebarkannya.

"Mantan ART ini tidak hanya sekali meng-upload, ini kontinyuitas seperti kebiasaan. Di sini penyebaran aib. Di luar rumah tidak akan ada orang yang tahu kalau orang ini tidak meng-upload dengan bahasa memalukan seperti ini," imbuh Adlina.

Hingga kini, foto-foto tersebut dikabarkan telah dihapus, namun pihak Erin sudah menyimpan semua bukti digital untuk keperluan laporan di kepolisian.

"Sepertinya sudah di-takedown. Saya juga bingung kenapa bisa. Jadi kayaknya anak saya tahu nih akhirnya marah. Itu ranah privasi apalagi kamar-kamar, foto kamar mandi, semua kamar anak-anak divideoin semuanya," pungkas Erin.