JAKARTA - Aktor Samo Rafael dan Beby Tsabina tengah disibukkan dengan proyek film sejarah terbaru mereka, Emmy yang akan diproduksi oleh rumah produksi Denny Siregar Production.
Mengambil latar waktu peperangan di masa lampau, keduanya dituntut untuk melakukan persiapan fisik yang ekstra keras karena sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di luar ruangan (eksterior).
Samo Rafael mengaku harus mengubah rutinitas kebugarannya demi menghadapi medan syuting yang berat.
“Persiapannya, jujur gua minggu ini gua renang nge-gym, berenang nge-gym. Karena sebelum gua mulai syuting ini lumayan agak males-malesan gitu ya," ujar Samo Rafael di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini
Bukan tanpa alasan, Samo menyadari bahwa kondisi alam selama syuting akan menguras tenaga.
"Karena faktor itu lumayan penting ya, karena syutingnya eksterior, pasti kita melawan cuaca, kita melawan fisik karena itu ternyata banyak kita lihat dari riset lokasinya itu banyak tanjakan. Dan medan itu yang tiap hari harus kita lewati, kita harus physically juga harus kuat," tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh lawan mainnya, Beby Tsabina. "Selain itu, manjang juga. Terus ya kayak Samo bilang, saya juga nge-gym sekali dua kali biar kuat gitu, lari-lari aja lah gitu," kata Beby.
Sutradara film tersebut, Emil, bahkan sudah memperingatkan para pemain mengenai kondisi di lapangan.
"Ya supaya lebih kuat karena Pak Emil udah wanti-wanti gitu. Nanti lokasinya seperti ini ya, ini udah sempet kasih liat juga. Akan seperti ini kita ada beberapa scene yang harus naik turun, naik turun," tutur Beby menirukan arahan sutradara.
Selain stamina, perubahan penampilan (looks) juga menjadi perhatian, terutama warna kulit. "Looks gua lebih ke tau diri aja. Karena kayaknya gua terlalu putih waktu itu. Jadi gua lebih ke tanning gitu," ungkap Samo.
BACA JUGA:
Aktor tersebut tidak ingin penampilannya terlihat tidak masuk akal di layar kaca. "Sekalian berenang sambil tanning biar agak lebih coklat karena nggak mungkin kita (di) medan perang di sana terus kita muncul tiba-tiba pucet gitu, jadi lebih tanning," sambung Samo.
Beby Tsabina pun sempat mempertimbangkan untuk menggelapkan kulitnya secara permanen selama syuting.
"Saya juga sih, cuma kemaren sempet diomongin mau di-tanning beneran atau nggak, cuma saya bilang kalau saya tan-nya agak lama," jelasnya.
Beruntung, tim produksi memiliki solusi alternatif untuk penampilan karakter Emmy yang diperankan Beby.
"Kebetulan Pak Emil bilang, udah gak apa-apa di make-up aja kita. Cuma memang mungkin saya selama syuting di sana ya akan lebih bebas aja sih berjemur karena emang butuh rada gelap gitu," kata Beby.
Denny Siregar Production kembali memproduksi Film yang trinspirasi dari salah satu Wanita Pejuang yaitu Emmy. Film Emmy disutradarai oleh Emil Heraldi dan diproduseri oleh Denny Siregar.
Dibintangi oleh aktor/aktris ternama diantaranya : Cut Beby Tsabina (Emmy), Samo Rafael (Bote), Aji Santosa (Johan),Moh. Iqbal sulaiman (Katong) , Dioren jalu permana (Lalo), Dito Darmawan (Maulwi), Tubagus Ali (Stefanus), Aksara Dena (Ranggong), Dinda Ghania (Upe), Vincent Fransiscus Verhaag (Westerling) , Regina Suhari (Keke), Jesyca Marlein (Martha), Hans De Kraker ( De Vries).
Melalui film ini, Denny Siregar Production ingin menghadirkan cerita yang tidak hanya kuat secara historis, tetapi juga emosional dan dekat dengan realitas saat ini—tentang perempuan, cinta, dan pilihan-pilihan besar yang menentukan arah masa depan.
Film Emmy diharapkan menjadi lebih dari sekadar tontonan, tetapi juga refleksi tentang arti keberanian, pengorbanan, dan makna sejati dari menjadi seorang wanita pejuang.